Komparasi Pikap Tata Yodha, Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300
Segmen kendaraan niaga terus menjadi perbincangan publik. Hal tersebut muncul setelah Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu pikap dari India.
Salah satu yang menjadi pilihan mereka adalah Tata Yodha. Produk tersebut akan digunakan buat operasional Koperasi Merah Putih.
Keputusan Agrinas Pangan Nusantara pun menuai banyak kecaman. Sebab di Indonesia ada beragam produk pikap yang bisa dibeli.
Ambil contoh Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300. Keduanya sudah cukup lama memenuhi kebutuhan para pengusaha di Tanah Air.

Untuk itu KatadataOTO coba merangkum komparasi antara Tata Yodha, Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300, berikut ulasannya.
Komparasi Pikap Tata Yodha, Isuzu Traga dan Mitsubishi L300
Mesin
Pertama-tama hal yang akan kita bahas adalah sektor jantung mekanis. Tata Yodha mengandalkan mesin diesel berkubikasi 2.200 cc Varicor intercooled turbocharged BS6 DI engine.
Jantung mekanis di atas diklaim mampu memuntahkan daya sampai 100,3 hp pada 3.750 rpm. Kemudian torsi puncak menyentuh 250 Nm di 1.000 rpm sampai 2.500 rpm.
Lalu Isuzu Traga turut mengandalkan mesin diesel. Mempunyai kode 4JA1-CR yang dilengkapi VGT Turbo Intercooler berkubikasi 2.499 cc.
Di atas kertas mesin pikap Isuzu ini bisa melepaskan tenaga 78,9 hp pada 3.500 rpm. Kemudian torsi puncak 191 Nm di 1.800 rpm hingga 2.400 rpm.
Sementara Mitsubishi L300 mengandalkan mesin 4N14, DOHC empat silinder segaris direct injection intercooler common rail turbocharger.
Berkat jantung mekanis berkapasitas 2.268 cc, Mitsubishi L300 menawarkan tenaga maksimal 97,8 hp pada 3.500 rpm. Sedangkan torsi puncaknya mencapai 200 Nm di 1.000–3.500 rpm.
Bila dilihat dari data di atas, Tata Yodha mempunyai tenaga maupun torsi yang cukup besar dibanding para rivalnya.
Dapat diandalkan untuk melahap berbagai medan jalan, termasuk ketika membawa barang bawaan cukup banyak.
Namun belum diketahui sejauh mana ketahanan produk dari India tersebut. Sementara buat Isuzu Traga dan bahkan Mitsubishi L300 sudah teruji sejak puluhan tahun lalu.

Kapasitas Angkut
Sebagai kendaraan niaga, hal krusial yang menjadi perhatian para konsumen adalah daya atau kapasitas angkut dari masing-masing pikap.
Tata Yodha menawarkan Gross Vehicle Weight (GVW) 3.890 kg. Kemudian payload atau kapasitas angkut maksimum mencapai angka 2,05 ton.
Sedangkan Isuzu Traga mempunyai GVW 1.950 kg. Lalu payload pikap satu ini ada di angka 1,5 ton.
Terakhir buat Mitsubishi L300 menawarkan GVW 2.345 kg. Selanjutnya payload kendaraan niaga tersebut sekitar 1 ton hingga 1,2 ton.
Kembali Tata Yodha mampu menawarkan kapasitas angkut lebih besar. Diklaim dapat diandalkan dalam hal membawa banyak barang.
Akan tetapi Mitsubishi L300 dan Isuzu Traga juga tidak kalah dapat diandalkan. Meski mempunyai kapasitas sedikit lebih kecil, namun kedua produk tersebut dikenal tangguh guna menunjang aktivitas distribusi maupun usaha harian.
Harga
Berikut KatadataOTO rangkumkan harga ketiga pikap di atas, agar bisa menjadi gambaran untuk perbandingan.
Tata Yodha
- CNG: 977.885 rupee atau setara Rp 180.912.636
- Diesel: 1.044.806 rupee atau setara Rp 193.293.289
Isuzu Traga
- Flat Deck: Rp 283.000.000
- Box Semi Aluminium: Rp 324.000.000
- Box Full Aluminium: Rp 330.000.000

Mitsubishi L300
- Pikap Flat Deck: Rp 241.600.000
- Cab Chassis: Rp 239.100.000
Perlu diketahui, harga Isuzu Traga maupun Mitsubishi L300 yang tertera di atas berstatus On The Road (OTR) Jakarta.
Nah setelah melihat berbagai fakta di atas, dua model Jepang memang ditawarkan dengan banderol lebih mahal. Namun angka itu sudah termasuk dengan pajak yang berlaku di Tanah Air.