Isuzu Tanggapi Keputusan Agrinas Impor Ribuan Pikap dari India

 Impor kendaraan niaga pikap yang dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara buat Koperasi Merah Putih dikritik sejumlah pihak.

Keputusan tersebut dianggap dapat merugikan industri komponen di dalam negeri. Padahal saat ini, banyak truk dan mobil pikap untuk segmen niaga yang diproduksi di Indonesia.

Jumlah impor pikap itu juga tidak sedikit. Ada sekitar 105.000 unit disuplai secara Completely Built Up (CBU) atau impor utuh oleh Mahindra dan Tata Motors.

Angka tersebut bahkan menyamai total wholesales pikap (penyaluran dari pabrik ke diler) di Indonesia sepanjang 2025.

Impor Pikap

Menanggapi hal tersebut, Isuzu sebagai salah satu produsen truk dan pikap di dalam negeri buka suara.

Perwakilan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menegaskan mereka menghormati keputusan PT Agrinas Palma Nusantara dalam melakukan impor kendaraan niaga tersebut.

“Kami tentu berharap setiap pengadaan kendaraan dapat mempertimbangkan keberadaan dan kapasitas manufaktur lokal yang sudah ada di Indonesia, agar dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri,” kata Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT IAMI dalam keterangannya, diterima KatadataOTO, Jumat (20/02).

Dengan mempertimbangkan industri lokal, harapannya manfaat ekonomi sampai ketersediaan lapangan kerja bisa dirasakan di dalam negeri.

Perlu diketahui, saat ini Isuzu memiliki sederet kendaraan niaga berstatus Completely Knocked Down (CKD) alias dirakit di Indonesia. Secara keseluruhan model rakitan lokal Isuzu adalah Elf, Giga dan Traga.

Isuzu Elf merupakan microbus yang ditawarkan untuk penggunaan komersial, tawarkan keiritan bahan bakar dan telah memenuhi standar Euro 4.

Isuzu

Sementara Isuzu Giga merupakan truk kelas berat atau Heavy Duty, tersedia dalam beberapa varian untuk memenuhi kebutuhan mobilitas logistik.

Terakhir yakni Isuzu Traga, Light Commercial Vehicle (LCV) berupa mobil pikap. Traga menawarkan keunggulan bed pikap yang luas dengan panjang 2.810 mm dan lebar 1.620 mm.

Isuzu Traga dibekali mesin diesel 2.500 cc berkode 4JA1-CR. Tenaga kemudian disalurkan menuju roda belakang melalui transmisi manual lima percepatan.