Mitsubishi Mau Hidupkan Lagi Ralliart
Nama Ralliart pernah menjadi simbol performa dan kejayaan Mitsubishi di berbagai ajang balap dunia. Setelah lama menghilang dari pasar global, kini merek legendaris tersebut berpeluang kembali hadir melalui langkah yang tengah disiapkan pabrikan asal Jepang itu.
Mitsubishi dikabarkan sedang menguji minat pasar terhadap kendaraan bergaya performa dan off-road melalui peluncuran Triton Raider. Disadur VIVA Otomotif dari Drive, Senin 8 Juni 2026, model ini menjadi proyek khusus yang dikembangkan untuk menawarkan karakter lebih tangguh dibanding Triton standar, sekaligus membuka jalan bagi kebangkitan nama Ralliart di masa depan.
Meski belum menggunakan emblem Ralliart, Triton Raider disebut sebagai langkah awal yang sangat penting. Mitsubishi ingin melihat respons konsumen terhadap pikap dengan sentuhan khusus sebelum melangkah lebih jauh menghadirkan model yang benar-benar menyandang nama Ralliart.
Secara tampilan, Triton Raider tampil lebih agresif dibandingkan Triton GSR yang menjadi basisnya. Mobil ini mendapat peredam kejut Monroe, velg ROH berukuran 18 inci, ban all-terrain Bridgestone Dueler AT002, sports bar khusus, rock slider, hingga sejumlah aksesori eksterior yang memperkuat kesan petualang.
Meski demikian, sektor mesin belum mengalami perubahan. Mitsubishi tetap mempertahankan mesin diesel 2.4 liter bi-turbo yang menghasilkan tenaga 204 daya kuda dan torsi 470 Nm. Artinya, peningkatan yang diberikan lebih berfokus pada pengendalian, kenyamanan, dan kemampuan melibas medan berat.
Keputusan tersebut menjadi alasan mengapa Mitsubishi belum berani menyematkan nama Ralliart pada Triton Raider. Pasalnya, Ralliart selama ini identik dengan peningkatan performa yang lebih signifikan, bukan sekadar perubahan tampilan dan suspensi.
Bagi para penggemar Mitsubishi, kabar ini tentu menarik. Sebab Ralliart memiliki sejarah panjang yang melahirkan sejumlah model ikonik seperti Lancer Evolution, Pajero Evolution, Colt Ralliart, hingga Lancer Ralliart.
Divisi tersebut pertama kali hadir pada 1984 sebagai lengan balap Mitsubishi. Namanya kemudian semakin dikenal setelah meraih berbagai kemenangan di Kejuaraan Reli Dunia atau World Rally Championship (WRC) serta Reli Dakar.
Namun, seiring perubahan strategi perusahaan dan menurunnya pasar mobil performa, aktivitas Ralliart perlahan meredup hingga akhirnya memasuki masa hiatus. Beberapa tahun terakhir nama tersebut memang sempat muncul kembali di sejumlah negara, namun hanya dalam bentuk paket aksesori tanpa peningkatan performa yang berarti.
Kini, Mitsubishi tampaknya ingin membawa Ralliart kembali dengan cara yang lebih serius. Jika Triton Raider berhasil diterima pasar, bukan tidak mungkin nama Ralliart akan digunakan kembali untuk model-model lain.
Menariknya, peluang tersebut tidak hanya terbuka untuk Triton. Mitsubishi juga membuka kemungkinan menghadirkan sentuhan serupa pada Pajero generasi terbaru yang sedang dipersiapkan, bahkan pada SUV Outlander di masa mendatang.