Direktur Lego Saham Bayan Resources, Nilainya Tembus Rp424 Juta
Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Oliver Khaw Kar Heng, menjual sebagian kepemilikan sahamnya di perusahaan tambang batu bara tersebut. Nilai transaksi penjualan saham ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Oliver menjual sebanyak 29.800 lembar saham BYAN pada tanggal 10 Februari 2026. Setiap lembar saham dibanderol senilai Rp14.247.
Dengan harga tersebut, total nilai divestasi yang dilakukan direktur BYAN itu mencapai sekitar Rp424,56 juta.
Aksi korporasi ini membuat kepemilikan saham Oliver berkurang dari sebelumnya 589.600 unit saham menjadi 559.800 lembar saham. Meski melakukan penjualan, Oliver bukan merupakan pemegang saham pengendali dan transaksi ini tidak mengubah struktur pengendalian perseroan.
Ilustrasi uang rupiah.
Transaksi dilakukan secara langsung dan tidak terkait dengan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement). Adapun tujuan transaksi dinyatakan sebagai divestasi.
Saham BYAN dikenal sebagai salah satu emiten batu bara dengan pergerakan harga yang cukup tinggi di papan perdagangan. Alhasil, langkah direksi melepas sebagian sahamnya kerap menjadi perhatian pelaku pasar.
Pada penutupan perdagangn Rabu, 11 Februari 2026, saham BYAN membukukan kenaikan tipis sebesar 0,35 persen atau 50 poin menjadi 14.200. Saham BYAN terpantau bergejolak yang mana sempat menembus level 14.375 pada sesi pertama lalu anjlok ke area 14.150 dan bangkit diiringi pergerkan fluktuatif.