Dongkrak Likuiditas Perdagangan, BEI Jalin Kolaborasi dengan Anggota Bursa LP Saham

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)
Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimplementasikan Liquidity Provider (LP) Saham, guna memperkuat kualitas dan likuiditas perdagangan saham serta meningkatkan daya tarik investasi melalui perdagangan yang lebih likuid, efisien, dan transparan.

Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik berharap, program ini bisa mendukung perdagangan yang lebih efisien, dengan penyediaan kuotasi beli dan jual yang lebih konsisten di pasar yang dilakukan oleh LP Saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga dapat mempermudah investor dalam bertransaksi dan mendukung proses pembentukan harga yang lebih optimal," kata Jeffrey dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)

BEI menilai, respons dan minat dari Anggota Bursa (AB) terhadap program LP Saham menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga saat ini, terdapat dua sekuritas yang telah melakukan kuotasi LP Saham, yakni PT Phintraco Sekuritas sejak 20 April 2026 dan PT Mandiri Sekuritas pada 4 Mei 2026.

"Penambahan partisipasi AB ini menunjukkan meningkatnya minat pelaku industri terhadap program LP Saham, sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas dan likuiditas perdagangan di Bursa," ujar Jeffrey.

Ke depan, BEI berharap jumlah Anggota Bursa yang bergabung dalam program ini dapat terus bertambah, seiring meningkatnya pemahaman dan pemanfaatan skema LP Saham di pasar.

Adapun, pelaksanaan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas dilakukan terhadap lima saham, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS). 

BEI mencatat, pada periode satu minggu sebelum dan sesudah implementasi, sejumlah saham tersebut menunjukan peningkatan rata-rata harian nilai transaksi, dengan persentase kenaikan berkisar antara 25,98—119,44 persen. Hasil ini menujukkan potensi LP Saham dalam meningkatkan aktivitas perdagangan dan likuiditas di pasar.

“Kami melihat bahwa kegiatan LP Saham memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas perdagangan dan likuiditas saham di pasar, yang secara tidak langsung memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Direktur Utama Phintraco Sekuritas, Ferawati menambahkan, partisipasi pihaknya dalam program LP Saham merupakan bagian dari komitmen perusahaan, untuk mengambil peran yang lebih strategis dalam pengembangan kualitas dan pendalaman pasar modal Indonesia. Dia menilai, sejak awal implementasi, perkembangan LP Saham menunjukkan arah yang positif dalam memperkuat struktur perdagangan di Bursa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara Bursa, Anggota Bursa, emiten, asosiasi, dan investor, agar manfaat LP Saham dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh pelaku pasar.

"Dalam implementasinya, kami melihat efektivitas LP Saham membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bursa, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan asosiasi terkait, khususnya dalam membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fungsi strategis LP Saham dalam mendukung kualitas likuiditas perdagangan,” ujarnya.