Ini Alasan Roblox Dinilai Berisiko untuk Anak

Roblox diblokir.
Roblox diblokir.

 Platform game daring Roblox kini menjadi sorotan regulator Eropa. Pada 30 Januari 2026, otoritas konsumen Belanda, Netherlands Authority for Consumers and Markets (ACM), mengumumkan bahwa mereka tengah melakukan penyelidikan terhadap Roblox.

Penyebabnya adalah kekhawatiran bahwa platform ini belum cukup melindungi anak-anak dari konten berbahaya, interaksi dengan orang dewasa, dan praktik monetisasi yang bisa merugikan pengguna muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Game Roblox

Penyelidikan ini dilakukan dalam konteks aturan baru Uni Eropa, Digital Services Act (DSA), yang mewajibkan platform digital menerapkan langkah perlindungan yang memadai untuk pengguna, terutama anak-anak.

ACM menyatakan penyelidikan ini akan berlangsung sekitar satu tahun, dengan tujuan memastikan apakah Roblox sudah mematuhi standar DSA atau tidak.

Apa yang Sedang Diselidiki oleh ACM?

ACM mengungkapkan bahwa Roblox kerap mendapatkan sorotan karena beberapa masalah yang dianggap berpotensi membahayakan anak-anak. Regulasi ini fokus pada dua risiko utama yang dinilai cukup serius:

1. Interaksi Anak dengan Orang Dewasa yang Berpotensi Berbahaya

ACM menyatakan adanya laporan bahwa anak-anak di Roblox terkadang berkomunikasi dengan orang dewasa yang memiliki niat tidak baik.

Hal ini menjadi perhatian utama karena platform ini digunakan oleh jutaan anak dan remaja, sehingga risiko pertemuan dengan orang asing bisa meningkat jika pengawasan dan fitur keamanan tidak memadai.

2. Praktik Monetisasi yang Menekan Anak untuk Berbelanja

Selain masalah interaksi, ACM juga menyoroti potensi praktik monetisasi yang dapat mendorong anak-anak melakukan pembelian dalam aplikasi secara impulsif.

Kekhawatiran ini termasuk penggunaan desain dan fitur yang membuat anak merasa terdorong atau terpaksa membeli item digital, misalnya melalui sistem hadiah, mata uang virtual, atau pembatasan akses yang memicu “FOMO” (Fear of Missing Out).

ACM menilai dua isu ini cukup serius untuk membuka investigasi formal, karena DSA menuntut platform digital menerapkan langkah perlindungan yang tepat dan proporsional untuk anak-anak.

Digital Services Act: Standar Baru Perlindungan Anak di UE

Digital Services Act adalah aturan digital Uni Eropa yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan transparansi platform online. Salah satu fokus utama DSA adalah memastikan bahwa platform besar yang digunakan oleh anak-anak harus menerapkan langkah perlindungan ekstra.

Jika dalam penyelidikan ditemukan bahwa Roblox melanggar ketentuan DSA, ACM memiliki wewenang untuk memberikan instruksi wajib dan sanksi, termasuk denda.

Hal ini mengingatkan pada kasus sebelumnya, di mana regulator Belanda pernah menjatuhkan denda terhadap perusahaan game lain karena dinilai mengeksploitasi anak-anak melalui sistem pembelian dalam game.

Sebagai contoh, pada 2024 Epic Games (Fortnite) pernah dikenai denda 1,1 juta euro oleh ACM karena dinilai melanggar aturan perlindungan anak dalam mekanisme pembelian.

Salah satu kebijakan yang disorot adalah langkah verifikasi usia yang diumumkan pada November 2025, di mana Roblox memperkenalkan teknologi pengenalan wajah untuk memverifikasi usia pengguna.

Sistem ini dirancang untuk membatasi kemungkinan anak-anak berkomunikasi dengan orang dewasa yang tidak sesuai umur, dan menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan keamanan pengguna muda.

Mengapa Kasus Ini Penting untuk Dunia Digital?

Penyelidikan terhadap Roblox menjadi simbol meningkatnya tekanan regulator terhadap platform digital yang memiliki basis pengguna anak-anak. Roblox sendiri telah menghadapi kritik dan tuntutan hukum di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, terkait dugaan kegagalan melindungi anak dari predator dan konten seksual.

Langkah ACM juga menjadi indikator bahwa Uni Eropa serius menegakkan DSA dan ingin memastikan platform digital tidak hanya fokus pada pertumbuhan pengguna dan pendapatan, tetapi juga tanggung jawab perlindungan anak.

Ilustrasi bermain game online.

Ilustrasi bermain game online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus penyelidikan ini menegaskan bahwa platform yang digunakan oleh anak-anak harus siap menghadapi standar keamanan yang lebih ketat. Roblox, sebagai salah satu platform game dan sosial terbesar untuk anak-anak, kini berada di bawah pengawasan regulator Belanda.

Hasil penyelidikan ini dapat berdampak pada kebijakan keamanan platform di Eropa dan bahkan memengaruhi standar global.