Respons Mikel Arteta Usai Arsenal Finis di Puncak Klasemen Liga Champions 2025-2026
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyampaikan perasaannya usai berhasil membawa timnya finis di puncak klasemen Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Prestasi ini diraih setelah Arsenal menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan, termasuk kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty pada pekan ke-8 di Stadion Emirates, London, Kamis (29/1/2026).
Dalam laga tersebut, Arsenal unggul berkat gol Viktor Gyokeres (2'), Kai Havertz (15'), dan Gabriel Martinelli (36').
Sementara itu, dua gol balasan Kairat Almaty dicetak Jorginho (7'pen) dan Ricardinho (90+4').
Dengan hasil ini, Arsenal menjadi satu-satunya tim yang meraih poin sempurna, 24 poin, di fase grup Liga Champions 2025-2026.
Keuntungan Arsenal di Babak Berikutnya
Arteta menegaskan bahwa finis di puncak klasemen membawa hak istimewa bagi Arsenal.
"Ini memberi Anda hak istimewa tertentu, untuk memainkan dua pertandingan lebih sedikit dan keuntungan bermain di kandang sendiri pada putaran kedua," kata Arteta dikutip dari BBC Sport.
Pelatih asal Spanyol ini menambahkan, timnya kini hanya perlu menunggu hasil undian untuk mengetahui calon lawan di babak knockout.
"Kita hanya perlu menunggu dan melihat siapa lawan kita di fase berikutnya dan kita akan mempersiapkannya dengan penuh antusiasme karena ini adalah kompetisi yang kita cintai," ujarnya.
Apresiasi untuk Para Pemain
Arteta juga memberikan pujian tinggi kepada para pemain Arsenal setelah sukses menuntaskan delapan kemenangan dari delapan laga.
Menurutnya, pencapaian ini sangat sulit diwujudkan.
"Terutama di kompetisi ini, kami berada di posisi yang kami inginkan," lanjutnya.
Penyerang Arsenal Kai Havertz merayakan gol kedua timnya pada laga Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Kairat Almaty di Stadion Emirates di London utara pada 28 Januari 2026.
"Kami memenangkan delapan pertandingan dari delapan pertandingan, yang sangat sulit dilakukan, jadi pujian untuk para pemain."
Ia menambahkan bahwa dengan berakhirnya fase grup, Arsenal kini bisa memfokuskan diri pada kompetisi lainnya.
"Kami menutup babak ini sekarang dan kami dapat fokus pada kompetisi lain," tegas pelatih berusia 43 tahun itu.
Kembalinya Kai Havertz Jadi Kunci
Selain itu, Arteta menyoroti kembalinya Kai Havertz yang sempat absen.
Pemain asal Jerman ini memberikan kontribusi penting mulai dari kreativitas, kemampuan membangun kombinasi dengan rekan satu tim, hingga ketajaman di depan gawang.
"Kami langsung menyadari betapa kami merindukannya," ujar Arteta.
"Apa yang dia berikan kepada tim, kreativitasnya, hubungannya dengan orang lain, intuisinya di depan gawang juga sangat, sangat senang memilikinya kembali," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang