Mudik Gratis Pemprov Banten Lebaran 2026 Tetap Digelar Walau Anggaran Diturunkan
Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Banten pada Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 dipastikan tetap dilaksanakan.
Namun, pelaksanaannya dilakukan dengan penyesuaian menyusul keterbatasan anggaran yang mengalami penurunan signifikan.
Tahun ini, Pemprov Banten hanya mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta untuk program tersebut.
Penurunan anggaran berdampak pada kuota peserta dan jumlah armada yang disiapkan.
Anggaran Turun, Kuota Pemudik Dikurangi
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, mengatakan penurunan anggaran mudik gratis berpengaruh langsung terhadap kapasitas layanan yang dapat diberikan kepada masyarakat.
“Tahun ini anggaran mudik gratis sekitar Rp500 jutaan. Memang menurun dibanding tahun lalu, sehingga jumlah peserta dan armada bus juga harus disesuaikan,” ujar Tri kepada TribunBanten.com, Jumat (23/1/2026).
Tri menjelaskan, kuota peserta mudik gratis tahun 2026 dibatasi sebanyak 855 orang.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2025 yang mampu melayani hingga 1.440 pemudik.
“Jumlah pesertanya kita batasi, dari sebelumnya 1.440 orang menjadi 855 orang. Armada bus yang disiapkan juga mengikuti jumlah tersebut,” jelasnya.
Pelayanan Tetap Jadi Prioritas
Meski terjadi pengurangan anggaran, Tri menegaskan Pemprov Banten tetap berkomitmen memberikan pelayanan mudik gratis kepada masyarakat.
Dishub Provinsi Banten tetap berupaya menjaga aspek keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
“Kita menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia, tapi pelayanan kepada masyarakat tetap kita jalankan,” katanya.
Peserta Mudik Gratis 2026 Tak Dapat Uang Saku
Tri mengungkapkan, terdapat perbedaan fasilitas pada program mudik gratis tahun ini.
Peserta mudik gratis 2026 tidak lagi mendapatkan uang saku seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Uang saku tidak ada. Tapi kita siapkan makan, snack, dan kaos untuk peserta mudik gratis,” ujar Tri.
Ia memastikan, seluruh armada bus yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan.
Kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keselamatan perjalanan.
“Armada yang digunakan dipastikan laik jalan, sopirnya profesional, dan semuanya sudah diperiksa agar perjalanan pemudik aman,” tegasnya.
Pendaftar Mudik Gratis 2026 Khusus Warga Banten
Program mudik gratis Pemprov Banten hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki KTP Banten.
Pendaftaran akan dibuka secara daring mulai pertengahan Februari 2026.
Pemberangkatan mudik gratis dijadwalkan dari Terminal Bus di Kota Serang, dengan tujuan sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Pendaftarannya online dan khusus untuk warga ber-KTP Banten. Keberangkatan dari Serang, dengan tujuan yang sudah kami tentukan,” ucap Tri.
Rute Mudik Gratis Pemprov Banten Lebaran 2026
Pada pelaksanaan mudik gratis tahun ini, Pemprov Banten melayani rute menuju delapan kota di lima provinsi.
Untuk wilayah Jawa Barat, rute Tasikmalaya dan Cirebon masing-masing dilayani dua unit bus.
Di Jawa Tengah, rute Banyumas atau Purwokerto serta Surakarta atau Solo juga masing-masing disiapkan dua unit bus.
Tujuan Yogyakarta dilayani tiga unit bus, sementara rute Surabaya di Jawa Timur disiapkan dua unit bus.
Untuk wilayah Sumatera, tujuan Palembang di Sumatera Selatan dilayani dua unit bus.
Selain layanan keberangkatan, program mudik gratis juga menyediakan fasilitas kepulangan ke Banten.
Bus disiapkan dari Kota Bandung dan Kota Yogyakarta, masing-masing dengan dua unit armada.
Harapan untuk Program Mudik Gratis 2026
Tri berharap, meski anggaran dan kuota terbatas, program mudik gratis tetap bermanfaat bagi masyarakat serta membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik Lebaran.
“Ini bagian dari pelayanan publik agar pemudik lebih aman, nyaman, dan tertib di perjalanan. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul "Anggaran Mudik Gratis Pemprov Banten 2026 Dipangkas, Kuota Pemudik Turun Jadi 855 Orang".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang