Cha Eun Woo Jalani Pemeriksaan Pajak Rp 240 Miliar, Kontrak Iklan Terkena Imbas
Aktor Korea Selatan sekaligus anggota boy grup ASTRO, Cha Eun Woo ,tengah menghadapi pemeriksaan pajak bernilai besar.
Kasus dugaan penggelapan pajak ini berdampak pada kerja sama komersialnya. Pasalnya, sejumlah merek menarik materi iklan yang menampilkan wajah Cha Eun Woo dari kanal resmi mereka.
Kasus ini bergulir di tengah masa Cha Eun Woo wajib militer, sehingga memicu perhatian luas publik dan industri hiburan Korea Selatan.
Otoritas pajak menegaskan proses hukum belum berakhir, sementara agensi menyatakan keberatan resmi telah diajukan.
Pemeriksaan pajak dan dugaan pengalihan pendapatan
National Tax Service Korea melakukan pemeriksaan terhadap Cha Eunwoo setelah ditemukan dugaan pengurangan kewajiban pajak melalui struktur perusahaan keluarga.
Kabarnya, nilai pajak yang dipersoalkan mencapai lebih dari 20 miliar won atau setara sekitar Rp 240 miliar.
Sebelum diperiksa, Cha menjalani pemeriksaan pajak intensif sebelum menjalani wajib militer.
Otoritas pajak menilai pendapatan artis tersebut dialirkan melalui perusahaan yang didirikan oleh ibunya dan kemudian dikontrakkan dengan Fantagio, agensinya.
Perusahaan tersebut diduga sebagai badan usaha fiktif yang tidak memberikan layanan nyata.
Dalam konteks perpajakan, perusahaan yang tidak memiliki aktivitas usaha riil dan hanya berfungsi sebagai wadah administrasi kerap disebut sebagai perusahaan cangkang.
"Inti permasalahannya adalah apakah perusahaan yang didirikan ibu Cha memenuhi syarat sebagai entitas pajak yang sah. Masalah ini belum difinalkan atau diberitahukan secara resmi, dan kami akan secara aktif menjelaskan perbedaan penafsiran hukum melalui prosedur yang semestinya," bunyi keterangan Fantagio, sebagaimana dikutip dari OSEN, Kamis (22/01/2026).
Fantagio bantah tudingan perusahaan cangkang
Menanggapi dugaan tersebut, Fantagio selaku agensi Cha Eun Woo membantah anggapan bahwa perusahaan keluarga tersebut merupakan perusahaan cangkang.
Agensi menegaskan perusahaan itu terdaftar secara resmi dan bergerak di bidang perencanaan hiburan.
Fantagio menyatakan saat ini kasus pajak Cha Eun Woo belum selesai.
Pihak Cha Eun Woo telah mengajukan keberatan resmi dan menunggu hasil peninjauan awal dari otoritas pajak. Jika keberatan diterima, kewajiban pembayaran dapat dibatalkan.
Iklan Cha Eun Woo ditarik dari kanal resmi
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, dampak komersial mulai muncul. Sejumlah merek menarik atau menyembunyikan konten promosi yang menampilkan Cha Eun Woo.
Dilansir dari Channel News Asia pada Jumat (23/1/2026), merek perawatan kulit Abib mengubah status video iklan Cha Eun Woo menjadi privat di YouTube.
Selain itu, mereka juga menghapus unggahan terkait di media sosial domestik.
Langkah serupa juga dilakukan oleh Shinhan Bank terhadap materi promosi yang menampilkan Cha Eun Woo.
Penarikan ini terjadi di tengah meningkatnya reaksi publik terhadap dugaan penghindaran pajak Cha Eun Woo. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi mengenai pemutusan kontrak secara permanen.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang