Kebangkitan Vinicius Jr Bahan Bakar Real Madrid Kejar Barcelona
Kebangkitan performa Vinicius Junior menjadi bahan bakar penting bagi Real Madrid untuk melanjutkan momentum positif saat bertandang ke markas Villarreal.
Partai lanjutan LaLiga 2025-2026 akan menyajikan duel Villarreal vs Real Madrid di Estadio de la Ceramica, Sabtu (24/1/2026) atau Minggu dini hari pukul 03.00 WIB.
Apabila menang di markas Villarreal, tim tamu beralias Los Blancos (Si Putih) berpeluang merebut puncak klasemen.
Madrid yang kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol, dapat naik ke tangga teratas, sebelum Barcelona menjamu Real Oviedo pada Minggu (25/1/2026).
Villarreal yang dilatih Marcelino Garcia Toral menempati posisi ketiga dengan selisih tujuh poin dari Madrid dan tertinggal delapan angka dari Barcelona.
Kemenangan telak 6-1 atas Monaco di Liga Champions pada Selasa (20/1/2026) lalu menjadi titik balik penting bagi Real Madrid setelah melewati periode suram, sekaligus memberi modal kepercayaan bagi pelatih anyar Alvaro Arbeloa.
Laga kontra Monaco tersebut menjadi gambaran awal bagaimana Real Madrid di bawah Arbeloa dapat tampil.
Sebelumnya, debut Arbeloa di bangku pelatih Real Madrid harus berujung pahit setelah pasukannya menelan kekalahan dari Albacete dan harus tersingkir pada babak 16 besar Copa del Rey.
Hasil minor tersebut muncul hanya dua hari usai kepergian sang pendahulu Arbeloa di kursi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso.
Pertandingan kedua Arbeloa di La Liga melawan Levante juga tidak berjalan mulus karena diwarnai aksi protes besar-besaran dari suporter tuan rumah, yang menciptakan atmosfer berat bagi para pemain di Santiago Bernabeu.
Kala itu, ketika pergantian babak, pemain-pemain Real Madrid termasuk Vinicius Jr mendapatkan siulan hujatan dari pendukung mereka sendiri.
Para pemain Real Madrid merayakan gol Jude Bellingham ke gawang AS Monaco. Hasil Liga Champions Real Madrid vs AS Monaco di Estadio Santiago Bernabeu pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor besar 6-1 bagi Los Blancos.
Situasi Berubah Drastis
Situasi berubah drastis ketika publik Bernabeu kembali memberikan dukungan penuh saat tim menghadapi Monaco. Real Madrid pun tampil trengginas dan Vinicius Junior tampil sebagai bersinar dengan torehan satu gol dan tiga assist.
Winger asal Brasil itu mengakhiri paceklik gol panjang setelah sebelumnya melewati 16 pertandingan tanpa mencetak gol. Kini, Vini Jr sudah mengoleksi dua gol dalam empat laga terakhir di semua kompetisi.
Selain mencetak gol solo spektakuler ke gawang Monaco, Vinicius juga terus menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan serta terlibat langsung dalam proses terciptanya tiga gol lain Madrid.
Rekan setimnya, Jude Bellingham, menilai perubahan atmosfer stadion sangat berpengaruh terhadap performa Vinicius.
“Saya pikir dia adalah pemain yang berkembang ketika mendapatkan cinta,” ucap Bellingham.
“Anda bisa melihat hari ini ketika atmosfer terhadapnya berubah, permainannya meningkat pesat dan dia menjadi jauh lebih menyenangkan untuk ditonton dan diajak bermain.”
“Saya pikir itulah tekanan yang ditimbulkan siulan terhadap seorang pemain, tetapi sekarang tampaknya dia sedikit terbebas dari belenggu itu dan semoga dia bisa terus berlanjut,” kata Bellingham menambahkan.
Vinicius sendiri mengakui pentingnya dukungan suporter dan menyatakan.
“Kami harus terus melaju dan mendapatkan dukungan dari para penggemar agar semuanya kembali normal.”
“Kami ingin menang, para penggemar juga menginginkannya, dan jika kami tetap bersatu, kami akan meraih hal-hal besar musim ini,” tutur Vinicius Jr.
Vini Jr Peluk Arbeloa
Selepas mencetak gol ke gawang Monaco, Vinicius langsung berlari memeluk Arbeloa di pinggir lapangan, sebuah gestur yang mencerminkan dukungan sang pelatih yang sebelumnya membelanya secara terbuka.
“Saya melihat para penggemar benar-benar memberikan dukungan penuh kepada Vinicius dan meneriakkan namanya, dan seperti yang saya katakan sebelumnya, dia perlu merasa dicintai oleh orang-orangnya karena dia sangat emosional dan membutuhkan kasih sayang itu,” tutur Arbeloa.
Vinicius kerap kesulitan menjaga konsistensi performa dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini turut memicu sorotan dan kritik dari publik.
Kontrak Vinicius di Madrid masih berlaku hingga musim panas 2027, namun dalam beberapa bulan terakhir muncul situasi tarik-ulur terkait pembaruan kontrak antara pemain dan klub.
Setelah penampilan impresif melawan Monaco, dinamika tersebut dilaporkan mulai mencair. Muncul optimisme kedua pihak untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang.
“Pembicaraan perpanjangan kontrak mulai berjalan lebih cepat dan meskipun melewati pekan yang berat, pemain Brasil itu tahu bahwa Real Madrid sebagai institusi berdiri kokoh di belakangnya,” tulis media Spanyol, Diario As.
“Vinicius membutuhkan dukungan dari orang-orangnya sendiri untuk bangkit kembali, dan pelukan yang datang pertama dari rekan setimnya lalu dari Alvaro Arbeloa menegaskan hal itu.”
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang