Sasar Wilayah Pedesaan, Bahlil Bakal Alirkan Listrik ke 500 Ribu Rumah Tangga di 2026

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menaikkan jumlah target program bantuan pasang baru listrik (BPBL), dari sebelumnya 250 ribu rumah tangga di 2025 menjadi 500 ribu rumah tangga di tahun 2026 ini.

"Untuk 2026 (target BPBL) dinaikkan menjadi 500 ribu (rumah tangga)," kata Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Peningkatan target tersebut dilandasi oleh permintaan Komisi XII yang membidangi sektor ESDM, untuk meningkatkan akses listrik kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah pedesaan.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Untuk membiayai peningkatan target program BPBL, Bahlil meminta sinkronisasi dengan Komisi XII ihwal pergeseran anggaran. Dia pun meminta agar anggaran dari program lain dapat disesuaikan, supaya bisa fokus kepada listrik desa.

Sementara target yang ditetapkan oleh pemerintah pada akhir 2029 yakni bahwa seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri listrik, yang mencakup sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun.

Selain itu, Bahlil juga melaporkan bahwa pada Rabu, 21 Januari 2026 kemarin, pihaknya bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi telah menggelar rapat guna membahas program-program Kementerian ESDM.

“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) memerintahkan kepada saya untuk membuat program lebih,” ujar Bahlil.

Apabila permohonan anggaran yang diajukan l disetujui, Bahlil berjanji akan mengalokasikan tambahan anggaran tersebut untuk meningkatkan kelistrikan di wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Mudah-mudahan anggaran kami disetujui, maka kami prioritaskan kepada daerah-daerah 3T. Kami akan mendorong program PLTS, agar daerah-daerah, kampung-kampung, atau pulau-pulau yang susah kita datangi, bisa pakai PLTS,” ujarnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025, Program Lisdes telah melistriki 77.616 pelanggan di 1.516 lokasi. Tercatat, hingga 31 Desember 2025, program BPBL telah terpasang bagi 205.968 rumah tangga.