BMKG Prakirakan Cuaca Jawa Barat hingga 31 Januari, Sejumlah Daerah Ini Berstatus Siaga
Stasiun Geofisika BMKG Bandung memprediksi kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat dalam satu pekan ke depan umumnya akan didominasi oleh kondisi berawan.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat terjadi pada siang, sore, hingga malam hari.
Prakiraan ini disampaikan menyusul masih aktifnya dinamika atmosfer yang memengaruhi wilayah Jawa Barat.
Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan yang datang secara tiba-tiba, terutama pada wilayah-wilayah dengan karakter geografis rawan genangan dan longsor.
Bagaimana Gambaran Umum Cuaca Jawa Barat?
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa secara umum suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius.
Sementara itu, tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, yakni berkisar antara 55 hingga 95 persen.
Kondisi suhu dan kelembapan tersebut menjadi faktor pendukung terbentuknya awan hujan, khususnya pada siang hingga malam hari.
Oleh karena itu, meskipun pagi hari cenderung berawan, potensi hujan tetap perlu diantisipasi oleh masyarakat.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?
BMKG memprediksi hingga 31 Januari 2026, curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah berikut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak hujan lebat.
Daftar wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi antara lain:
- Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Cirebon
- Kabupaten Karawang
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Subang
- Kabupaten Sumedang
- Kabupaten Sukabumi.
Selain wilayah tersebut, BMKG juga memberikan perhatian khusus terhadap dua daerah yang saat ini berada dalam status siaga.
"Khusus untuk Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, saat ini berada dalam status Siaga," ujar Teguh Rahayu saat memberikan keterangan, Kamis (22/1/2026).
Status siaga tersebut menunjukkan potensi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi apabila hujan lebat terjadi secara berkelanjutan.
Bagaimana Prakiraan Cuaca di Bandung Raya?
Untuk wilayah Bandung Raya, BMKG memprakirakan cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Hujan diperkirakan lebih dominan terjadi pada siang hingga malam hari, seiring meningkatnya pembentukan awan konvektif.
Suhu udara di kawasan Bandung Raya diperkirakan berada pada rentang 20,0 hingga 31,0 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapan udara relatif tinggi, yakni antara 65 hingga 94 persen.
Terkait kondisi angin, Teguh menjelaskan bahwa arah angin pada umumnya bertiup dari Barat.
"Angin pada umumnya bertiup dari arah Barat dengan perkiraan kecepatan antara 5 hingga 19 km/jam," jelasnya.
Kondisi angin tersebut dinilai masih dalam kategori normal, namun dapat memengaruhi intensitas hujan di beberapa wilayah.
BMKG mengingatkan bahwa saat ini Jawa Barat masih berada dalam periode puncak musim hujan.
Pada fase ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam durasi yang cukup singkat maupun panjang.
"Masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap berlangsung aman dan lancar," tutup Teguh Rahayu.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem apabila terjadi perubahan kondisi cuaca yang signifikan di wilayah masing-masing.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Update Cuaca Bandung Raya Sepekan ke Depan: Potensi Hujan Siang hingga Malam, Simak Penjelasan BMKG.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang