Kata-kata Mgr Paskalis Usai Mundur dari Uskup Bogor: “Aku Telah Mengakhiri Pertandingan yang Baik”

Kata-kata Mgr Paskalis Usai Mundur dari Uskup Bogor: “Aku Telah Mengakhiri Pertandingan yang Baik”

Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur, resmi mengundurkan diri dari jabatan yang telah diembannya sejak 2014.

Pengumuman ini disampaikan Keuskupan Bogor melalui laman resminya pada Senin (19/1/2026).

Setelah pengunduran diri diterima, Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV menunjuk Uskup Purwokerto Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai administrator apostolik sede vacante et ad nutum Sanctae Sedis untuk sementara waktu di keuskupan yang sama.

Dalam momen perpisahan dan pembacaan surat pengunduran dirinya, Mgr Paskalis mengutip kata-kata Rasul Paulus dalam 2 Timotius 4:7, "Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman."

Mgr Paskalis mengatakan, di balik setiap keputusan administratif, ia selalu beriman bahwa tangan Tuhan sedang merajut rencana-Nya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya menerima pengunduran sebagai Uskup Bogor dengan sukacita batin karena ketaatan kepada Takhta Suci adalah janji yang dipegang teguh.

"Seluruh umat diajak bersatu dalam doa demi kepemimpinan dan masa depan Gereja di Keuskupan Bogor yang semakin kuat dan berbuah," tulis Keuskupan Bogor dalam keterangannya.

Profil Mgr Paskalis Bruno Syukur

Dilansir dari laman resmi Kesukupan Bogor, Mgr Paskalis melakukan profesi kekal pada 22 Januari 1989.

Setelah itu, ia menerima tahbisan imamat pada 2 Februari 1991 di Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat, Cipanas, Jawa Barat. 

Perjalanan imannya berlanjut sebagai Pastor Pembantu di Paroki Moanemani, Keuskupan Jayapura hingga 1993.

Mgr Paskalis sempat menempuh studi spiritualitas Fransiskan di Universitas Kepausan Antonianum, Roma, Italia, dari 1993 hingga 1996. 

Setelah kembali ke Indonesia, Mgr Paskalis ditugaskan sebagai magister novis di Novisiat OFM Depok, Jawa Barat, sekaligus bertugas di Paroki Santo Herkulanus, Depok. 

Ia juga menjadi imam pendamping komunitas OFM, anggota Dewan Provinsi OFM Indonesia, dan sempat menjabat sebagai Dewan Penasihat Keuskupan Agung Jakarta.

Pada 2001, ia terpilih sebagai Provinsial OFM dan menjalankan tugasnya hingga 2007.

Pada 2009, Mgr Paskalis diangkat sebagai Definitor General OFM untuk wilayah Asia dan Oseania, termasuk Indonesia, bertugas di Generalat OFM di Roma, Italia.

Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Bogor pada 21 November 2013, menggantikan Mgr Cosmas Michael Angkur yang memasuki masa pensiun. 

Ia ditahbiskan sebagai Uskup pada 22 Februari 2014 di Sentul International Convention Center.

Mgr Paskalis menggunakan moto “Magnificat anima mea dominum” atau “Jiwaku memuliakan Tuhan” (Luk 1:46).

Moto tersebut merefleksikan perjalanan hidupnya dan penghormatan kepada Bunda Maria. 

Pada 2024, Paus Fransiskus yang masih menjabat sebagai Pemimpin Gereja katolik Dunia sempat menunjuk Mgr Paskalis sebagai kardinal.

Namun, Mgr Paskalis menolak penunjukkannya sebagai kardinal dalam permintaan pribadinya kepada Bapa Suci.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang