BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Bali 11-20 Januari 2026, Kuta Status Awas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bali memetakan adanya potensi curah hujan tinggi yang akan melanda sejumlah wilayah di Bali pada periode 11-20 Januari 2026.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dengan klasifikasi mulai dari Waspada, Siaga, hingga Awas.
Kepala Stasiun Klimatologi Bali, Aminudin Ar Roniri, mengonfirmasi bahwa pemetaan ini didasarkan pada analisis dinamika atmosfer terbaru yang menunjukkan peningkatan intensitas hujan di Pulau Dewata.
"Pihak kami telah menerbitkan peringatan dini dengan klasifikasi waspada, siaga, dan awas," ujar Aminudin saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (12/1/2026).
Wilayah Status Awas: Curah Hujan di Atas 300 Mm
Berdasarkan data analisis BMKG Bali, wilayah yang masuk dalam kategori awas diprediksi akan mengalami curah hujan ekstrem, yakni di atas 300 milimeter per dasarian (10 hari).
Potensi hujan kategori awas ini terkonsentrasi di Kabupaten Badung, khususnya di:
- Kecamatan Kuta
- Kecamatan Kuta Selatan
Daftar Wilayah Siaga dan Waspada
Selain status awas, BMKG juga menetapkan status siaga dengan estimasi curah hujan mencapai 200-300 milimeter per dasarian. Wilayah tersebut meliputi:
- Kabupaten Badung: Kecamatan Mengwi.
- Kota Denpasar: Denpasar Barat dan Denpasar Timur.
Sementara itu, untuk kategori waspada dengan curah hujan berkisar 150-200 milimeter per dasarian, cakupan wilayahnya jauh lebih luas, mencakup hampir seluruh kabupaten di Bali:
- Kabupaten Tabanan: Baturiti, Kediri, Marga, dan Tabanan.
- Kabupaten Badung: Abiansemal, Kuta Utara, dan Petang.
- Kabupaten Buleleng: Kecamatan Tejakula.
- Kabupaten Karangasem: Abang, Bebandem, Karangasem, Rendang, Selat, dan Sidemen.
- Kabupaten Bangli: Bangli, Kintamani, Susut, dan Tembuku.
- Kabupaten Klungkung: Pulau Nusa Penida.
- Kabupaten Gianyar: Sukawati, Payangan, Tampaksiring, Tegallalang, dan Ubud.
- Kota Denpasar: Denpasar Selatan dan Denpasar Utara.
Peringatan Gelombang Tinggi dan Angin Kencang
Selain ancaman hujan lebat di darat, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar juga mengeluarkan peringatan terkait kondisi perairan Bali.
Diperkirakan, ketinggian gelombang laut dapat mencapai 2,5 meter yang diprediksi terjadi pada 13-16 Januari 2026. Wilayah perairan yang patut diwaspadai meliputi:
- Selat Badung dan Selat Bali bagian selatan.
- Selat Lombok (bagian utara dan selatan).
- Perairan selatan Bali dan perairan utara Bali.
Terkait kecepatan angin, BMKG memprediksi kekuatan angin hingga 35 knot di perairan selatan Bali yang bergerak dari arah barat daya ke barat laut.
Sedangkan di perairan utara Bali, angin diperkirakan bertiup hingga 30 knot dari arah barat ke barat laut.
Masyarakat, terutama nelayan dan pelaku wisata bahari, diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna meminimalisir risiko kecelakaan laut dan dampak bencana hidrometeorologi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang