Kalender Jawa Minggu Ini 11-17 Januari 2026, Cek Weton Minggu Ini
Kalender Jawa minggu ini 11-17 Januari 2026 yang bertepatan dengan wuku Tambir.
Pekan ini, wuku Tambir pada minggu ini dimulai dari hari Minggu Pon, 22 Rejeb 1959 Dal hingga hari Sabtu Wage, 28 Rejeb 1959 Dal.
Wuku lamanya satu minggu dan menurut perhitungan Jawa, permulaan hari dihitung mulai dari munculnya matahari, jadi mulai dari siang sampai malam hari.
Sementara perhitungan tanggal di Kalender Jawa terhitung dari awal rembulan nampak tanggal pertama.
Bagi masyarakat Jawa, weton, neptu, dan wuku memiliki arti dan perhitungan tersendiri menurut primbon.
Dalam Primbon Jawa, kombinasi hari dan pasaran diyakini membawa pengaruh pada watak, rezeki, hingga kecocokan hubungan seseorang.
Kalender Jawa Minggu Ini
- Kalender Jawa: 22 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Minggu Pon
- Neptu: 12
- Wuku: Tambir
12 Januari 2026
- Kalender Jawa: 23 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Senin Wage
- Neptu: 8
- Wuku: Tambir
13 Januari 2026
- Kalender Jawa: 24 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Selasa Kliwon
- Neptu: 11
- Wuku: Tambir
14 Januari 2026
- Kalender Jawa: 25 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Rabu Legi
- Neptu: 12
- Wuku: Tambir
15 Januari 2026
- Kalender Jawa: 26 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Kamis Pahing
- Neptu: 17
- Wuku: Tambir
16 Januari 2026
- Kalender Jawa: 27 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Jumat Pon
- Neptu: 13
- Wuku: Tambir
17 Januari 2026
- Kalender Jawa: 28 Rejeb 1959 Dal
- Pasaran: Sabtu Wage
- Neptu: 13
- Wuku: Tambir
Mengetahui weton Jawa minggu ini menjadi tradisi yang masih dijaga untuk berbagai keperluan, mulai dari menentukan hari baik hingga perhitungan jodoh.
Walau begitu, tak sedikit orang mencari informasi weton apa hari ini untuk memperdalam pemahaman tentang budaya Jawa.
Mengenal Weton, Neptu, dan Wuku dalam Kalender Jawa
Setiap unsur dalam weton memiliki nilai neptu, yaitu angka tertentu yang melekat pada saptawara dan pancawara.
Dalam sistem penanggalan Jawa, setiap unsur weton memiliki nilai angka yang disebut neptu, yang melekat pada dua komponen: saptawara (hari dalam sepekan) dan pancawara (pasaran Jawa).
Berikut nilai neptu dari masing-masing hari (saptawara): Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), dan Sabtu (9).
Sedangkan nilai neptu dari pasaran (pancawara) adalah: Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), dan Kliwon (8).
Untuk mengetahui jumlah neptu seseorang, nilai dari hari dan pasaran kelahirannya dijumlahkan.
Misalnya, seseorang yang lahir pada Jumat Pon memiliki total neptu 13, hasil dari Jumat (6) ditambah Pon (7).
Perhitungan neptu ini tidak hanya digunakan untuk mengenal karakter kelahiran, tetapi juga berperan dalam tradisi meramal jodoh, rezeki, hingga menentukan hari mujur.
Selain weton, sistem kalender Jawa juga mengenal wuku, yaitu siklus mingguan yang terdiri atas 30 wuku.
Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari dan memiliki nama, simbol, serta penggambaran watak yang khas. Wuku kelahiran seseorang ditentukan berdasarkan tanggal lahirnya dan diyakini turut membentuk kepribadian serta jalan hidup individu tersebut.
Dalam praktik budaya dan adat Jawa, wuku sering digunakan untuk menentukan waktu yang tepat dalam menyelenggarakan hajatan, seperti pernikahan, khitanan, atau upacara adat lainnya.
Terkait dengan adanya kepercayaan dan juga keyakinan terhadap suatu hal di dalam kalender Jawa, semua itu tergantung dengan pandangan masing-masing individu masyarakat yang menilai.
Lebih dari sekadar ramalan, kalender Jawa adalah warisan kearifan yang mengajarkan kita cara membaca harmoni antara waktu, manusia, dan alam.
Dengan mengenalnya, kita tidak hanya memahami hitungan hari, tetapi juga menghargai akar budaya yang mengikat identitas Jawa hingga hari ini.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang