Kalender Jawa Hari Ini Minggu Pahing, 7 September 2025
Simak penjelasan kalender Jawa hari ini 7 September 2025, dalam penanggalan Jawa bertepatan dengan Minggu Pahing, 14 Mulud 1959 Dal.
Adapun weton Minggu Pahing yang jatuh pada hari ini diyakini masyarakat Jawa memiliki arti dan perhitungan tersendiri menurut primbon Jawa.
Mengetahui apa weton hari ini bisa menjadi bagian dari pelestarian tradisi yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari menentukan hari baik hingga perhitungan jodoh.
Berikut penjelasan lengkap arti weton hari ini beserta makna neptu dan pasaran menurut primbon Jawa.
Kalender Jawa Hari Ini
Kalender Masehi: 7 September 2025
Kalender Hijriah :14 Rabiul Awal 1447 H
Kalender Jawa:14 Mulud 1959 Dal
Weton: Minggu Pahing
Wuku: Sinta
Mengenal Weton Minggu Pahing
Orang yang lahir pada Minggu Pahing dikenal sebagai salah satu weton dengan neptu 12, hasil penjumlahan 5 (Minggu) dan 9 (Pahing).
Menurut Primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Minggu Pahing diibaratkan seperti Lakuning Rembulan, yakni bulan yang bersinar.
Mereka dipercaya mampu menerangi kegelapan, menjadi sumber inspirasi, sekaligus pembimbing bagi orang-orang di sekitarnya.
Sosok dengan weton ini dikenal memiliki kecerdasan dan kepintaran yang tinggi. Mereka biasanya teliti, detail, dan berhati-hati dalam bersikap maupun mengambil keputusan.
Meski begitu, ada sisi kurang baik yang melekat pada weton Minggu Pahing, yaitu sifat pelit dan kecenderungan sulit mengendalikan emosi.
Dalam hal karier, Minggu Pahing cenderung cocok menekuni bidang yang menuntut ketelitian, seperti akuntan, ilmuwan, atau bahkan menjadi seorang pemimpin. Karakter cerdas dan teliti membuat mereka mampu bekerja dengan baik.
Sebaliknya, pekerjaan yang menuntut kemampuan komunikasi dan pemasaran sebaiknya dihindari karena kurang sesuai dengan sifat mereka.
Untuk urusan rezeki, weton ini biasanya berada pada garis kehidupan yang berkecukupan, meski tetap perlu menemukan pekerjaan yang benar-benar sesuai agar keberuntungan lebih lancar.
Sementara itu, dalam urusan asmara, weton Minggu Pahing dianggap serasi dengan pemilik neptu 15 atau 10. Beberapa di antaranya adalah Rabu Kliwon, Minggu Legi, Kamis Pon, Jumat Pahing, dan Selasa Pon.
Hingga sekarang, sebagian masyarakat masih memandang kalender Jawa sebagai sesuatu yang sakral.
Memahami kalender Jawa bukan hanya persoalan ramalan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang sudah ada selama berabad-abad.
Dengan mengenal weton, neptu, dan pasaran, kita dapat lebih menghargai kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Jawa.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.