Kalender Jawa Minggu Ini 14-20 September 2025, Cek Weton, Neptu dan Wuku
Kalender Jawa minggu ini, 14-20 September 2025, yang bertepatan dengan wuku Landep.
Weton wuku Landep dimulai dari tanggal 21-27 Mulud 1959 Dal, atau dari Minggu Wage hingga Sabtu Kliwon
Bagi masyarakat Jawa, weton, neptu, dan wuku memiliki arti dan perhitungan tersendiri menurut primbon.
Dalam Primbon Jawa, kombinasi hari dan pasaran diyakini membawa pengaruh pada watak, rezeki, dan kecocokan hubungan seseorang.
Mengetahui weton Jawa minggu ini menjadi tradisi yang masih dijaga untuk berbagai keperluan, mulai dari menentukan hari baik hingga perhitungan jodoh.
Walau begitu, tak sedikit orang mencari informasi weton apa hari ini untuk memperdalam pemahaman tentang budaya Jawa.
Berikut penjelasan lengkap arti weton hari ini beserta makna neptu dan pasaran menurut primbon Jawa.
Kalender Jawa Minggu Ini
14 September 2025
- Kalender Jawa: 21 Mulud 1959 Dal
- Weton: Minggu Wage
- Neptu: 9
- Wuku: Landep
15 September 2025
- Kalender Jawa: 22 Mulud 1959 Dal
- Weton: Senin Kliwon
- Neptu: 12
- Wuku: Landep
16 September 2025
- Kalender Jawa: 23 Mulud 1959 Dal
- Weton: Selasa Legi
- Neptu: 8
- Wuku: Landep
17 September 2025
- Kalender Jawa: 24 Mulud 1959 Dal
- Weton: Rabu Pahing
- Neptu: 16
- Wuku: Landep
18 September 2025
- Kalender Jawa: 25 Mulud 1959 Dal
- Weton: Kamis Pon
- Neptu: 15
- Wuku: Landep
19 September 2025
- Kalender Jawa: 26 Mulud 1959 Dal
- Weton: Jumat Wage
- Neptu: 10
- Wuku: Landep
20 September 2025
- Kalender Jawa: 20 Mulud 1959 Dal
- Weton: Sabtu Kliwon
- Neptu: 17
- Wuku: Landep
Mengenal Weton, Neptu, dan Wuku dalam Kalender Jawa
Setiap unsur dalam weton memiliki nilai neptu, yaitu angka tertentu yang melekat pada saptawara dan pancawara.
Dalam sistem penanggalan Jawa, setiap unsur weton memiliki nilai angka yang disebut neptu, yang melekat pada dua komponen: saptawara (hari dalam sepekan) dan pancawara (pasaran Jawa).
Berikut nilai neptu dari masing-masing hari (saptawara): Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), dan Sabtu (9).
Sedangkan nilai neptu dari pasaran (pancawara) adalah: Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), dan Kliwon (8).
Untuk mengetahui jumlah neptu seseorang, nilai dari hari dan pasaran kelahirannya dijumlahkan.
Misalnya, seseorang yang lahir pada Jumat Pon memiliki total neptu 13, hasil dari Jumat (6) ditambah Pon (7).
Perhitungan neptu ini tidak hanya digunakan untuk mengenal karakter kelahiran, tetapi juga berperan dalam tradisi meramal jodoh, rezeki, hingga menentukan hari mujur.
Selain weton, sistem kalender Jawa juga mengenal wuku, yaitu siklus mingguan yang terdiri atas 30 wuku.
Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari dan memiliki nama, simbol, serta penggambaran watak yang khas. Wuku kelahiran seseorang ditentukan berdasarkan tanggal lahirnya dan diyakini turut membentuk kepribadian serta jalan hidup individu tersebut.
Dalam praktik budaya dan adat Jawa, wuku sering digunakan untuk menentukan waktu yang tepat dalam menyelenggarakan hajatan, seperti pernikahan, khitanan, atau upacara adat lainnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.