Kalender Jawa Sepekan 30 Maret-5 April 2026, Cek Weton dan Neptu Lengkap
Sebagian masyarakat masih menggunakan Kalender Jawa sebagai acuan untuk menentukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tradisi dan budaya.
Sistem penanggalan ini menggabungkan hari dan pasaran untuk menentukan weton, serta dikenal pula istilah neptu, yakni nilai angka dari masing-masing hari dan pasaran.
Dalam Kalender Jawa 2026, penanggalan ini dicantumkan lengkap dengan weton dan neptunya, yang masih digunakan dalam berbagai tradisi masyarakat.
Berikut kalender Jawa sepekan mulai Senin (30/3/2026) hingga (5/4/2026) lengkap.
Apa itu pasaran, weton, dan neptu?
Dilansir dari laman resmi Universitas Surabaya (Unesa), pasaran Jawa terdiri dari lima siklus utama, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Weton merupakan kombinasi antara hari dalam kalender Masehi dengan pasaran Jawa.
Sementara neptu adalah angka yang diberikan pada masing-masing hari dan pasaran yang digunakan untuk menghitung weton.
Sebagai acuan, nilai neptu hari adalah:
- Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9), Minggu (5).
Sedangkan nilai neptu pasaran adalah:
- Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), dan Kliwon (8).
Kalender Jawa 30 Maret–5 April 2026
Berikut rincian kalender Jawa selama sepekan:
- 30 Maret 2026: Senin Legi, 11 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 4 (Senin) + 5 (Legi) = 9
- 31 Maret 2026: Selasa Pahing, 12 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 3 (Selasa) + 9 (Pahing) = 12
- 1 April 2026: Rabu Pon, 13 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 7 (Rabu) + 7 (Pon) = 14
- 2 April 2026: Kamis Wage, 14 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 8 (Kamis) + 4 (Wage) = 12
- 3 April 2026: Jumat Kliwon, 15 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14
- 4 April 2026: Sabtu Legi, 16 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 9 (Sabtu) + 5 (Legi) = 14
- 5 April 2026: Minggu Pahing, 17 Sawal 1959 Ja
- Neptu: 5 (Minggu) + 9 (Pahing) = 14.
Masih digunakan dalam tradisi
Kalender Jawa telah digunakan sejak lama dan masih menjadi acuan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Weton dan neptu kerap dimanfaatkan untuk menentukan hari baik pernikahan, selamatan, hingga kegiatan adat lainnya.
Selain itu, kalender ini juga membantu masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari yang tetap selaras dengan tradisi Jawa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang