Kalender Jawa Sepekan 11-17 Mei 2026, Lengkap Weton, Pasaran, dan Neptu

Mei 2026, kalender Jawa, Kalender Jawa 2026, weton, neptu, Kalender Jawa Sepekan 11-17 Mei 2026, Lengkap Weton, Pasaran, dan Neptu

Kalender Jawa masih menjadi acuan bagi sebagian masyarakat dalam menentukan waktu berbagai kegiatan, terutama yang berkaitan dengan tradisi dan adat.

Penggunaan penanggalan ini tetap bertahan hingga kini, misalnya untuk menentukan hari baik pernikahan, menggelar selamatan, hingga berbagai kegiatan penting lainnya.

Memasuki pertengahan Mei 2026, kalender Jawa masih berada pada bulan Sela tahun 1959 Jawa.

Informasi ini merujuk pada Kalender Jawa 2026 yang memuat tanggal, pasaran, weton, serta nilai neptu.

Cara kerja penanggalan Jawa

Berbeda dengan kalender Masehi, sistem penanggalan Jawa menggunakan dua siklus, yakni hari dan pasaran.

Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), weton merupakan hasil penggabungan antara hari dan pasaran.

Masing-masing memiliki nilai neptu yang telah ditentukan.

Nilai neptu hari adalah:

  • Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9), Minggu (5).

Sementara nilai neptu pasaran terdiri dari:

  • Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), Kliwon (8).

Nilai weton diperoleh dari penjumlahan neptu hari dan pasaran.

Kalender Jawa sepekan

Berikut kalender Jawa sepekan mulai dari Senin (11/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026) lengkap dengan weton dan neptu:

  • 11 Mei 2026: Senin Pon, 24 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 4 (Senin) + 7 (Pon) = 11
  • 12 Mei 2026: Selasa Wage, 25 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 3 (Selasa) + 4 (Wage) = 7
  • 13 Mei 2026: Rabu Kliwon, 26 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 7 (Rabu) + 8 (Kliwon) = 15
  • 14 Mei 2026: Kamis Legi, 27 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 8 (Kamis) + 5 (Legi) = 13
  • 15 Mei 2026: Jumat Pahing, 28 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 6 (Jumat) + 9 (Pahing) = 15
  • 16 Mei 2026: Sabtu Pon, 29 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 9 (Sabtu) + 7 (Pon) = 16
  • 17 Mei 2026: Minggu Wage, 30 Sela 1959 Ja
    • Neptu: 5 (Minggu) + 4 (Wage) = 9.

Dengan mengetahui weton dan nilai neptu, masyarakat dapat menggunakan kalender Jawa sebagai salah satu pertimbangan dalam merencanakan berbagai kegiatan.

Selain sebagai penanda waktu, kalender Jawa juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga dan digunakan hingga saat ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang