Hasil Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Akui Laga Tak Mudah Saat Amankan Tiket 8 Besar
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan tiket ke perempat final Malaysia Open 2026.
Kepastian itu diraih setelah menuntaskan laga babak 16 besar Malaysia Open 2026 pada Kamis (8/1/2026).
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Fajar/Fikri menghadapi pasangan Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.
Pertandingan berlangsung selama 44 menit dan berakhir dengan kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-19.
Hasil tersebut membawa pasangan unggulan keenam turnamen BWF Super 1000 ini melangkah ke babak delapan besar Malaysia Open 2026.
Sejak awal pertandingan, kedua pasangan terlibat duel ketat dengan reli panjang dan tempo permainan yang relatif terjaga.
Tanggapan Fajar Alfian Usai Laga
Fajar Alfian mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pertandingan dan hasil yang didapat.
Ia menyebut laga berjalan tidak mudah dan membutuhkan fokus sepanjang permainan.
"Alhamdulillah bersyukur bisa diberi kelancaran, kemenangan juga tanpa cedera. Yang pasti permainan hari ini tidak mudah, kami juga sudah mengeluarkan kemampuan terbaik kami," ujar Fajar, dalam rilis usai laga.
Ia juga menjelaskan adanya perbedaan kondisi lapangan dibanding hari sebelumnya.
"Tapi memang laju shuttlecock hari ini berbeda dengan hari sebelumnya. Tidak tahu berbeda court atau apa, tapi saya rasa lebih berat ya," kata Fajar.
Pasangan Indonesia di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat beraksi di babak delapan besar Denmark Open 2025.
Menurutnya, beberapa smas keras masih mampu dikembalikan lawan sehingga menuntut tenaga ekstra. Fajar menambahkan bahwa persaingan ke depan akan semakin ketat.
"Makin ke sini lawan semakin tidak mudah ya. Besok melawan pasangan India (Rankireddy/Shetty) yang mempunyai speed and power yang luar biasa."
"Terakhir kami kalah di bulan lalu di World Tour Finals, pastinya kami ingin membalas kekalahan," ucapnya.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kondisi dan pemulihan jelang laga berikutnya di Malaysia Open 2026.
Catatan Muhammad Shohibul Fikri
Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menilai lawan mampu memberikan tekanan, meski ia dan Fajar sudah mengontrol jalannya laga.
"Memang tadi sempat menguasai di lapangan hanya memang lawan juga bermain sangat baik, sangat bagus," kata Fikri.
Ia menambahkan bahwa pasangan Taiwan menunjukkan daya juang tinggi hingga poin-poin akhir.
"Dan mereka pun daya juangnya ok, sudah ketinggalan beberapa poin tetap selalu berusaha untuk mengejar dan itu juga cukup berbahaya," ujarnya.
Fikri juga membandingkan pertandingan kali ini dengan pertemuan mereka sebelumnya.
"Sangat berbeda sih dari pola permainan sebelumnya ketika kami bertemu di Australian Open," kata Fikri, menutup penjelasannya seusai laga babak 16 besar Malaysia Open 2026.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang