Persib Tak Terkalahkan di 6 Laga Beruntun, Beckham Putra: Ini Tidak Mudah
Gelandang muda Persib Bandung, Beckham Putra, menegaskan timnya berkomitmen menjaga tren positif setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun di ajang Super League dan AFC Champions League (ACL) II. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hal yang mudah untuk dicapai.
“Kami harus menjaga ritme ini karena tidak mudah juga. Karena setelah enam pertandingan tidak menerima kekalahan, ini menjadi catatan bagus buat tim untuk menghadapi Dewa United,” kata Beckham dalam keterangannya di laman resmi klub pada Kamis 13 November 2025.
Persib tampil luar biasa dalam beberapa pekan terakhir. Klub berjuluk Maung Bandung itu sukses menumbangkan Bangkok United, PSBS Biak, Selangor FC (dua kali), Persis Solo, dan Bali United. Rangkaian hasil positif ini menjadi bukti solidnya kerja sama tim asuhan Bojan Hodak di dua kompetisi berbeda.
Pemain Persib Bandung
Setelah jeda internasional, Persib akan kembali beraksi menghadapi Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Jumat pekan depan pukul 19.00 WIB.
Beckham menilai laga ini akan menjadi ujian penting untuk mempertahankan momentum kemenangan. Terlebih, pada musim sebelumnya, Persib gagal meraih hasil maksimal saat bertemu Dewa United.
“Di putaran pertama kita draw dan putaran kedua kita kalah di kandang. Tentunya itu menjadi catatan dan motivasi lebih buat kita untuk membalas pertandingan nanti tanggal 21,” tegas Beckham.
Pertemuan kali ini pun diprediksi berjalan sengit. Dewa United tengah dalam performa yang cukup stabil, sementara Persib ingin memperpanjang rekor tak terkalahkan sekaligus menuntaskan “dendam” musim lalu.
Persib saat ini menempati posisi keempat klasemen Super League dengan 19 poin dari sembilan pertandingan. Meski masih tertinggal 11 poin dari Borneo FC di puncak klasemen, Beckham dan rekan-rekannya bertekad terus menekan pesaing di atas mereka.
Konsistensi performa menjadi kunci utama bagi Persib untuk menjaga peluang bersaing di papan atas. Selain itu, jadwal padat di dua ajang berbeda membuat rotasi pemain dan manajemen stamina menjadi aspek penting yang harus diperhatikan pelatih Bojan Hodak.