Jesse Lingard Pamit dengan Air Mata, Petualangan di Korea Selatan Resmi Berakhir

Jesse Lingard resmi bergabung dengan FC Seoul
Jesse Lingard resmi bergabung dengan FC Seoul

 Petualangan Jesse Lingard di Korea Selatan resmi berakhir dengan air mata. Mantan bintang Manchester United itu menutup lembaran kariernya bersama FC Seoul pada akhir Desember ini.

Lingard bukan nama asing di Old Trafford. Bersama Manchester United, pemain berusia 32 tahun tersebut pernah merasakan manisnya gelar Piala Liga Inggris, Liga Europa, hingga Piala FA.

Ia bahkan mencetak gol penentu kemenangan di final Piala FA kontra Crystal Palace di Stadion Wembley.

Namun, setelah kariernya meredup di Inggris, Lingard memilih langkah berani: hijrah sejauh 5.000 mil ke Asia Timur dan bergabung dengan FC Seoul. Keputusan itu sempat mengejutkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri.

“Saya awalnya kaget karena tidak tahu apa-apa tentang Seoul,” ujar Lingard kepada The Guardian.

“Tapi kemudian saya merasa ini kesempatan untuk reset, menjauh dari kebisingan di Manchester. Banyak distraksi di sana. Saya ingin fokus sepenuhnya ke sepak bola.”

Selama membela FC Seoul, Lingard tampil dalam 67 pertandingan dan terlibat langsung dalam 29 gol.

Ia juga cepat beradaptasi dengan budaya setempat dan membangun basis penggemar yang besar di Korea Selatan. Tak heran jika banyak suporter berharap kontraknya diperpanjang.

Namun, kebersamaan itu harus berakhir. Lingard memutuskan hengkang meski gajinya di Korea terbilang jauh di bawah standar Premier League.

Menurut laporan The Mirror, Lingard sempat diminati hingga 25 klub pada awal 2024, termasuk klub-klub Inggris dan raksasa Serie A, Lazio.

Akan tetapi, ia justru memilih FC Seoul dengan gaji sekitar 17.500 poundsterling per pekan—turun drastis dari bayarannya di Nottingham Forest yang mencapai 180 ribu poundsterling per pekan.

Meski begitu, Lingard menilai keputusan tersebut tepat. Ia mengaku mengalami perubahan besar dalam hidupnya, mulai dari kesehatan mental, pola makan, hingga keseharian yang lebih teratur.

Secara total, Lingard mengantongi sekitar 1,73 juta poundsterling selama memperkuat FC Seoul sejak Februari hingga Desember 2024. Angka itu jelas masih fantastis, meski jauh dari penghasilannya di Inggris.

Dalam laga terakhirnya, Lingard sempat mencetak gol. Ia juga meninggalkan sejumlah catatan kritis untuk kompetisi K League. Menurutnya, liga Korea perlu berbenah, terutama dalam hal kualitas lapangan, infrastruktur klub, dan kepemimpinan wasit.

“Kadang kami tidak bisa latihan karena kondisi lapangan, terutama saat salju,” kata Lingard. Ia juga menyoroti fasilitas klub yang dinilai perlu ditingkatkan karena berpengaruh besar pada kondisi mental pemain.

Soal wasit, Lingard mengaku jarang bermasalah, tetapi menilai ada laga-laga yang sulit dikontrol karena cara pertandingan dikelola. “Itu harus dibenahi,” ujarnya.

Kini, Lingard bersiap pulang ke Inggris. Ia memilih beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum menentukan langkah berikutnya pada Januari mendatang.

Klub-klub MLS, Liga Arab Saudi, hingga Wrexham yang dimiliki aktor Hollywood disebut-sebut siap menampungnya.

Petualangan Jesse Lingard di Korea memang singkat, tetapi meninggalkan cerita emosional yang sulit dilupakan.