Teknologi Robotik Velys Dorong Presisi Operasi Penggantian Lutut, Gatam Institute Catat 100 Kasus TKR Tanpa Infeksi
Perkembangan teknologi bedah robotik semakin mengubah wajah layanan ortopedi modern. Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah penggunaan sistem robotik Velys, solusi teknologi bedah canggih yang membantu dokter ortopedi melakukan operasi Total Knee Replacement (TKR) dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.
Teknologi ini dirancang untuk mendukung prosedur minimal invasif, akurasi submilimeter, serta pemulihan pasien yang lebih cepat dengan hasil jangka panjang yang optimal.
Sistem robotik Velys bekerja dengan memanfaatkan sensor inframerah dan kamera beresolusi tinggi untuk melakukan pemetaan tiga dimensi anatomi lutut secara real-time selama operasi berlangsung. Keunggulannya, seluruh proses pemetaan ini dapat dilakukan tanpa memerlukan CT scan pra-operasi, sehingga lebih efisien dan tetap akurat. Data real-time tersebut membantu dokter menyusun rencana bedah yang sangat personal sesuai kondisi anatomi masing-masing pasien.
Keunggulan utama teknologi robotik Velys terletak pada peningkatan presisi dan akurasi saat pemasangan implan lutut. Dengan bantuan lengan robotik dan teknologi sensorik, dokter dapat melakukan pemotongan tulang sesuai rencana digital yang telah ditentukan, sehingga meminimalkan risiko kesalahan. Akurasi tinggi ini berkontribusi pada posisi implan yang lebih tepat serta keseimbangan ligamen yang lebih simetris, yang penting untuk mengembalikan fungsi lutut secara lebih alami.
Dari sisi pasien, manfaat teknologi ini juga sangat signifikan. Prosedur yang lebih efisien dan sayatan yang minimal membantu mengurangi perdarahan serta nyeri pasca-operasi. Dampaknya, pasien dapat menjalani pemulihan lebih cepat, durasi rawat inap menjadi lebih singkat, serta memperoleh rentang gerak lutut yang lebih baik. Selain itu, akurasi tinggi dalam pemasangan implan juga menurunkan risiko komplikasi dan keausan implan dalam jangka panjang.
Keberhasilan penerapan teknologi ini tercermin dari capaian Gatam Institute yang berhasil menyelesaikan 100 operasi TKR menggunakan robotik Velys dengan hasil yang sangat optimal.
Gatam Institute berhasil mencatatkan pencapaian dengan menyelesaikan 100 operasi Total Knee Replacement (TKR) menggunakan teknologi robotik Velys dengan hasil 0 persen infeksi dan 0 persen mortalitas. Pencapaian yang diraih dalam kurun waktu 1,5 tahun ini sekaligus menegaskan komitmen Eka Hospital menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan standar internasional di Indonesia.
CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati, menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan ortopedi nasional.
“Pencapaian 100 kasus ini bukanlah akhir, melainkan fondasi untuk layanan ortopedi yang semakin unggul dan berkelas dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Chairman Gatam Institute, Dr. dr. Luthfi Gatam, SpOT (K) Spine, menilai keberhasilan ini merupakan hasil integrasi antara teknologi mutakhir dan kompetensi tim medis.
“Capaian 0 persen infeksi dan 0 persen mortalitas bukan semata soal angka, tetapi mencerminkan integrasi yang kuat antara teknologi mutakhir, kompetensi dokter, protokol keselamatan pasien, serta sistem kendali mutu yang ketat di bawah Gatam Institute,” jelasnya.
Dengan hadirnya teknologi robotik Velys dalam operasi TKR, Indonesia kini dinilai telah sejajar dengan negara-negara tetangga dalam pemanfaatan teknologi bedah ortopedi berstandar tinggi. Hal ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan operasi lutut modern di dalam negeri, sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien secara berkelanjutan.