Reaksi Eliano Reijnders Satu Tim dengan Layvin Kurzawa di Persib

Layvin Kurzawa, Super League 2025-2026, Bojan Hodak, Persis Solo, Dion Markx, Reaksi Eliano Reijnders Satu Tim dengan Layvin Kurzawa di Persib

Bintang sepak bola Perancis Layvin Kurzawa merapat ke Persib Bandung. Eliano Reijnders tak sabar bermain satu tim dengan sang bintang yang pernah menjadi finalis Liga Champions tersebut. 

Layvin Kurzawa menandatangani kontrak jangka pendek dengan Persib guna memperkuat tim di putaran kedua Super League 2025-2026. 

Bagi Eliano, Kurzawa adalah bek kiri sarat pengalaman di sepak bola Eropa. Ia punya karier bagus saat mengantarkan juara Paris Saint-Germain lima kali di Ligue 1 dan tampil di Liga Champions. 

Kehadirannya diharapkan bisa membantu skuad Bojan Hodak mempertahankan puncak klasemen sampai akhir kompetisi. 

“Tentu saja dia memiliki karier bagus dan dia merupakan pemain bagus. Saya tidak sabar untuk bermain dengannya,” kata Eliano.

Sayangnya, Kurzawa masih belum dalam rencana Bojan Hodak saat Persib bertandang ke markas Persis Solo pada Sabtu (31/1/2026). 

Kurzawa disebut masih butuh waktu untuk berlatih memulihkan kondisinya usai perjalanan jauh, Hodak tak ingin pemain 33 tahun itu mengalami cedera.

Begitu juga dengan pemain naturalisasi Timnas U23, Dion Markx, yang masih belum bisa bergabung skuad Maung. 

“Mereka tidak dibawa karena mereka harus berlatih dan tidak bisa hanya datang lalu bermain, mereka bisa cedera jika melakukan itu,” paparnya. 

Kehadiran Dion Markx 

Layvin Kurzawa, Super League 2025-2026, Bojan Hodak, Persis Solo, Dion Markx, Reaksi Eliano Reijnders Satu Tim dengan Layvin Kurzawa di Persib

Pemain Timnas U23 Indonesia Dion Markx saat laga kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026 yang berakhir dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025) malam.

Dion Markx juga datang memperkuat pertahanan Persib, ini sebagai langkah brilian Persib dalam melakukan peremajaan skuad. 

Ada potensi dari Dion Markx yang bisa membuatnya jadi bek andalan Maung Bandung di masa depan mengingat usianya yang masih 20 tahun. 

Eliano mengaku belum mengenal dekat dengan Markx meski sama-sama tumbuh besar di negeri Belanda. 

Namun, dengan dipanggilnya ia ke skuat Timnas U20 Indonesia menandakan pemain kelairan Nijmegen tersebut patut diperhitungkan. 

“Saya belum mengenal dia begitu dekat. Tapi saya rasa dia adalah pemain yang bagus karena dia juga bermain untuk tim nasional. Ya kita akan lihat nanti,” ucap Eliano. 

Dion Markx Bikin Hodak Banyak Opsi

Kehadiran Dion Markx di Persib membuat pelatih Bojan Hodak punya banyak opsi dalam memilih satu pemain U23 di starting line up sesuai regulasi Super League 2025-2026. 

Markx akan bersaing dengan nama Kakang Rudianto, Robi Darwis, bahkan Fitrah Maulana maupun Nazriel Alfaro. 

“Saya memiliki lebih banyak pilihan dan ini bagus. Karena ketika musim dimulai, pada dasarnya kami hanya memiliki Kakang dan Robi (di pemain U23).”

“Tapi, pada saat musim sudah berjalan, Fitrah bermain di satu laga melawan Borneo, dia bermain cukup bagus. Lalu, ketika Nazriel mulai dimasukkan, dia juga bermain cukup bagus,” terangnya. 

“Jadi ketika ada lima-enam pemain dalam tim, tentu itu menjadi lebih bagus untuk persaingan,” urainya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang