Arne Slot Sindir Mohamed Salah: Semua Orang Membuat Kesalahan, tapi Apakah Dia Tahu Telah Membuat Kesalahan?

Manajer Liverpool, Arne Slot
Manajer Liverpool, Arne Slot

 Drama antara Mohamed Salah dan pelatih Liverpool, Arne Slot, kembali memanas. Slot memberikan isyarat bahwa ia menunggu inisiatif permintaan maaf dari Salah, usai bintang Mesir itu meluapkan amarahnya di hadapan wartawan karena dicadangkan untuk ketiga kalinya.

Salah mengungkap bahwa hubungannya dengan Slot sudah tidak sama lagi. Ia juga menegaskan keputusan pelatih mencadangkannya sebanyak tiga kali membuatnya sangat kecewa. 

Tak hanya itu, Salah juga menyebut ada seseorang yang tidak menginginkannya berada di Liverpool lagi. Hal ini sontak langsung memicu spekulasi publik.

Pemain Liverpool, Mohamed Salah Duduk di Kursi Cadangan

Slot akhirnya menanggapi komentar Salah seusai kemenangan 1-0 Liverpool atas Inter Milan di Liga Champions. Kepada Amazon Prime, pelatih asal Belanda itu menyampaikan pesan bernada sindiran.

“Semua orang membuat kesalahan. Tapi apakah pemain (Mohamed Salah) tahu dia membuat kesalahan? Haruskah inisiatif datang dari dia atau saya? Itu pertanyaan lainnya,” ujar Slot.

Komentar tersebut muncul setelah Liverpool memutuskan untuk tidak membawa Salah dalam laga di San Siro. Di sisi lain, Salah justru mengunggah foto dirinya berlatih sendiri di Melwood melalui Instagram tanpa memberikan caption apa pun, seakan menandai bahwa situasi memang sedang tidak harmonis.

Dalam konferensi pers setelah kemenangan atas Inter, Slot memilih untuk tidak memperpanjang pembahasan mengenai Salah. Ia menegaskan fokus utamanya adalah performa tim yang berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Nerazzurri.

Slot menyadari bahwa isu Salah tidak akan berhenti begitu saja. Ia bahkan menyebut bahwa perbincangan soal sang bintang baru akan dibahas pada Jumat 12 Desember 2025 dalam konferensi pers pra-pertandingan pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026 melawan Brighton & Hove Albion yang digelar keesokan harinya, Sabtu 13 Desember 2025 di Anfield.

Laga melawan Brighton juga disebut sebagai pertandingan terakhir Salah sebelum ia absen dalam beberapa laga karena harus memperkuat Mesir di Piala Afrika 2025.

“Dalam sejarah besar Liverpool, sudah banyak malam seperti ini, tetapi di musim ini, kemenangan tandang di stadion sekuat ini harus menjadi cerita malam ini. Mereka pantas mendapat semua kredit. Saya paham bahwa Jumat nanti semua pertanyaan akan tentang Mo, tetapi malam ini bukan waktunya,” tandas Slot.

Kemenangan tersebut ditentukan oleh penalti Dominik Szoboszlai di menit ke-88, setelah Alessandro Bastoni menarik baju Florian Wirtz di dalam kotak terlarang. Tambahan tiga poin mengangkat Liverpool ke posisi delapan klasemen sementara dengan 12 poin, menyamai poin Inter yang berada di posisi kelima.