Cara Naik Kereta Petani dan Pedagang, Pakai Kartu Khusus Bisa Masuk Ruang Tunggu Lebih Awal
KAI Commuter kini menyediakan Kereta Petani dan Pedagang di lintas Merak-Rangkasbitung untuk memudahkan distribusi hasil tani dan barang dagangan menuju pasar.
Untuk naik layanan ini, pengguna wajib memiliki Kartu Petani dan Pedagang sebagai identitas serta syarat pemesanan tiket.
Dengan kartu tersebut, pemegangnya bisa memesan tiket hingga H-7 sebelum keberangkatan.
Tak hanya itu, pengguna juga diperbolehkan masuk ke ruang tunggu maksimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa kartu khusus ini dibuat untuk memperlancar akses pengguna ke layanan.
“Untuk memudahkan pengguna, kami mengimbau agar melakukan registrasi terlebih dahulu di loket stasiun untuk mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang,” kata Karina dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/12/2025), seperti dilansir dari Kompas.tv.
Cara Naik Kereta Petani dan Pedagang
Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk bisa memanfaatkan layanan Kereta Petani dan Pedagang.
1. Registrasi di loket stasiun
Datangi loket stasiun Commuter Line Merak, lalu lakukan registrasi dengan menyertakan identitas diri. Petugas akan memproses data dan mengaktifkan keanggotaan.
2. Dapatkan Kartu Petani dan Pedagang
Setelah registrasi, pengguna akan menerima kartu khusus yang berfungsi sebagai identitas dan syarat pemesanan tiket.
3. Pemesanan tiket mulai H-7
Pemegang kartu dapat memesan atau membeli tiket perjalanan hingga H-7 sebelum keberangkatan di loket stasiun Commuter Line Merak.
4. Masuk ruang tunggu lebih awal
Dengan kartu ini, pengguna bisa melakukan boarding atau masuk ke area ruang tunggu maksimal dua jam sebelum jadwal kereta.
5. Mengikuti aturan keselamatan
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna membawa barang dagangan secara tertib serta menaati aturan keselamatan di stasiun dan dalam perjalanan.
Minat Pengguna Meningkat pada Pekan Pertama
Sejak uji coba dimulai pada 1 Desember 2025, layanan ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Pada hari pertama operasional tercatat 96 pengguna.
rata harian pada pekan pertama naik menjadi 121 pengguna atau meningkat 26 persen, dengan total 844 pengguna selama sepekan.
Sabtu, 6 Desember 2025 menjadi hari tersibuk dengan 140 pengguna.
Stasiun Cikeusal menyumbang jumlah pengguna terbanyak yakni 287 orang, diikuti Rangkasbitung 167 dan Serang 119 orang.
Karina mengatakan pola perjalanan didominasi aktivitas pagi saat membawa komoditas ke pasar dan siang hari untuk kembali.
“Semoga layanan ini menjadi solusi mobilitas ekonomi rakyat," ucapnya.
Tarif Kereta Petani dan Pedagang Hanya Rp3.000
Kereta Petani dan Pedagang mulai beroperasi pada 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000 melalui subsidi Public Service Obligation (PSO).
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Kemenhub, Arif Anwar, memastikan tarif dibuat tetap terjangkau.
“Kami instruksikan kepada KAI Commuter untuk mematok tarif Rp3.000 seperti layanan Commuter Line Merak, agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/11/2025).
Kereta Petani dan Pedagang Layani 14 Perjalanan Setiap Hari
Kereta yang merupakan modifikasi Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) ini melayani tujuh perjalanan dari Merak dan tujuh dari Rangkasbitung setiap hari, berhenti di seluruh stasiun lintasan.
“Kereta khusus ini memiliki jumlah kursi 73 bangku dan beroperasi total 14 kali perjalanan pulang pergi,” ujar Karina dalam siaran persnya.
Ada Aturan Barang Bawaan Penumpang
KAI Commuter menetapkan batas maksimal dua koli atau tentengan berukuran 100 cm × 40 cm × 30 cm per pengguna.
Barang berbau menyengat, hewan ternak, bahan mudah terbakar, serta senjata tajam atau api tidak diperbolehkan.
Bagi yang melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang, pembatasan barang besar diterapkan pada kereta pemberangkatan pertama dari Rangkasbitung.
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul “Cara Naik Kereta Petani: Registrasi hingga Masuk Ruang Tunggu Lebih Awal” dan “Siap-Siap! Kereta Petani Beroperasi 1 Desember 2025, Ini Tarif dan Ketentuan Barang Bawaannya”.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang