Kereta Petani dan Pedagang: Cara Daftar, Tarif, Jadwal Perjalanan, dan Ketentuan Barang Bawaan Penumpang
Kereta Petani dan Pedagang resmi beroperasi mulai Senin, 1 Desember 2025, yang melayani perjalanan lintas Merak–Rangkasbitung.
Kereta ini disiapkan KAI dan KAI Commuter untuk mempermudah mobilitas pelaku usaha kecil, terutama dalam membawa hasil pertanian dan barang dagangan.
Layanan yang dirangkai dengan KA Merak tersebut melayani perjalanan setiap hari dengan tarif terjangkau melalui skema subsidi PSO.
Pemerintah menyebut, layanan ini ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Banten.
Cara Daftar Penumpang Kereta Petani dan Pedagang
Petani dan pedagang yang ingin menggunakan layanan ini wajib melakukan registrasi di loket stasiun dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir verifikasi.
Setelah mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang, pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-7 keberangkatan.
Pemegang kartu juga dapat menunggu di ruang tunggu hingga dua jam sebelum jadwal kereta.
Masyarakat umum tetap bisa membeli tiket pada hari keberangkatan apabila kuota masih tersedia.
Tarif Kereta Petani dan Pedagang
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Kemenhub, Arif Anwar, menegaskan tarif yang diberlakukan untuk penumpang Kereta Petani dan Pedagang adalah sebesar Rp3.000 melalui skema Public Service Obligation.
“Kami instruksikan kepada KAI Commuter untuk mematok tarif Rp3.000 seperti layanan Commuter Line Merak, agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/11/2025).
Jadwal Kereta Petani dan Pedagang Merak–Rangkasbitung
Kereta Petani dan Pedagang melayani 14 perjalanan per hari, tujuh dari Merak dan tujuh dari Rangkasbitung, dengan pemberhentian di seluruh stasiun lintasan.
Arah Rangkasbitung – Merak
- Rangkasbitung (RKB): 05:30 WIB, 07:00 WIB, 10:10 WIB, 13:57 WIB, 16:45 WIB, 19:05 WIB, 21:22 WIB
- Jambu Baru (JBU): 05:41 WIB, 07:14 WIB, 10:21 WIB, 14:08 WIB, 16:56 WIB, 19:16 WIB, 21:36 WIB
- Catang (CT): 05:49 WIB, 07:29 WIB, 10:29 WIB, 14:16 WIB, 17:04 WIB, 19:24 WIB, 21:44 WIB
- Cikuesal (CKL): 06:00 WIB, 08:00 WIB, 10:40 WIB, 14:27 WIB, 17:15 WIB, 19:35 WIB, 21:55 WIB
- Walantaka (WLT): 06:12 WIB, 08:12 WIB, 10:52 WIB, 14:39 WIB, 17:27 WIB, 19:47 WIB, 22:07 WIB
- Serang (SG): 06:23 WIB, 08:23 WIB, 11:03 WIB, 14:50 WIB, 17:38 WIB, 19:58 WIB, 22:18 WIB
- Karangantu (KRA): 06:35 WIB, 08:35 WIB, 11:15 WIB, 16:02 WIB, 17:50 WIB, 20:10 WIB, 22:30 WIB
- Tonjong Baru (TOJBB): 06:44 WIB, 08:44 WIB, 11:24 WIB, 15:11 WIB, 17:59 WIB, 20:19 WIB, 22:39 WIB
- Cilegon (CLG): 06:56 WIB, 08:56 WIB, 11:35 WIB, 15:23 WIB, 18:11 WIB, 20:30 WIB, 22:50 WIB
- Krenceng (KRN): 07:03 WIB, 09:03 WIB, 11:43 WIB, 15:30 WIB, 18:18 WIB, 20:38 WIB, 22:58 WIB
- Merak (MER): 07:15 WIB, 09:15 WIB, 11:55 WIB, 15:42 WIB, 18:30 WIB, 20:50 WIB, 23:10 WIB
Arah Merak – Rangkasbitung
- Merak (MER): 05:05 WIB, 07:05 WIB, 10:05 WIB, 13:05 WIB, 16:05 WIB, 19:05 WIB, 21:34 WIB
- Krenceng (KRN): 05:14 WIB, 07:14 WIB, 10:14 WIB, 13:14 WIB, 16:14 WIB, 19:14 WIB, 21:42 WIB
- Cilegon (CLG): 05:26 WIB, 07:26 WIB, 10:26 WIB, 13:26 WIB, 16:26 WIB, 19:26 WIB, 21:54 WIB
- Tonjong Baru (TOJBB): 05:37 WIB, 08:22 WIB, 10:37 WIB, 13:37 WIB, 16:37 WIB, 19:37 WIB, 22:05 WIB
- Karangantu (KRA): 05:46 WIB, 08:31 WIB, 10:46 WIB, 13:46 WIB, 16:46 WIB, 19:46 WIB, 22:14 WIB
- Serang (SG): 05:57 WIB, 08:42 WIB, 10:57 WIB, 13:57 WIB, 16:57 WIB, 19:57 WIB, 22:25 WIB
- Walantaka (WLT): 06:14 WIB, 08:59 WIB, 11:14 WIB, 14:14 WIB, 17:14 WIB, 20:14 WIB, 22:42 WIB
- Cikuesal (CKL): 06:26 WIB, 09:11 WIB, 11:28 WIB, 14:28 WIB, 17:28 WIB, 20:28 WIB, 22:56 WIB
- Catang (CT): 06:37 WIB, 09:22 WIB, 11:39 WIB, 14:39 WIB, 17:39 WIB, 20:39 WIB, 23:07 WIB
- Jambu Baru (JBU): 06:46 WIB, 09:30 WIB, 11:47 WIB, 14:47 WIB, 17:47 WIB, 20:47 WIB, 23:15 WIB
- Rangkasbitung (RKB): 06:56 WIB, 09:39 WIB, 11:57 WIB, 14:57 WIB, 17:57 WIB, 20:57 WIB, 23:25 WIB
Aturan Barang Bawaan Kereta Petani dan Pedagang
KAI Commuter menetapkan ketentuan barang bawaan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Setiap pengguna boleh membawa maksimal:
- Dua koli/tentengan
- Ukuran tentengan berukuran masing-masing 100 cm × 40 cm × 30 cm
- Barang berbau menyengat, hewan ternak, bahan mudah terbakar, serta senjata tajam/api dilarang dibawa.
Untuk penumpang yang melanjutkan perjalanan ke Jakarta melalui Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang, pembatasan barang besar hanya berlaku pada kereta pemberangkatan pertama dari Stasiun Rangkasbitung.
Kapasitas dan Desain Kereta Khusus Petani-Pedagang
Kereta Petani dan Pedagang merupakan hasil modifikasi kereta penumpang kelas ekonomi (K3) yang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa kereta ini memiliki jumlah kursi 73 bangku dan beroperasi total 14 perjalanan pulang pergi.
“Kereta khusus ini memiliki jumlah kursi 73 bangku dan beroperasi total 14 kali perjalanan pulang pergi,” ujar Karina Amanda dalam siaran persnya, dikutip Minggu (30/11).
Desain kereta dimodifikasi agar aman dan nyaman membawa barang dagangan.
Modifikasinya meliputi penyusunan kursi sejajar di sisi kiri dan kanan sehingga ruang tengah lebih lapang, perluasan pintu dari 800 mm menjadi 900 mm, penghilangan sekat partisi, pengurangan tempat duduk dari 106 menjadi 73, serta tetap menyediakan toilet dan rak bagasi.
“Pintu kereta didesain lebih lebar untuk memudahkan keluar masuknya barang bawaan, dan sarana ini sudah sesuai standar pelayanan minimum,” tutur Karina.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang