AI dan Deep Learning Akan 'Mengguncang' Sekolah tapi Guru Tetap Jadi Kunci
Berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan didorong untuk berpikir sistemik, memiliki pemahaman konseptual berpikir kritis, sehingga dapat menciptakan generasi yang siap bersaing di pasar global.
"Kami ingin terus menjadi bagian dalam memperkuat kesiapan dunia pendidikan menghadapi era pembelajaran berbasis teknologi," kata Direktur Utama Acer Indonesia Leny Ng.
Guru Besar FKIP UT, Tian Belawati, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi AI dan deep learning kini bukan sekadar sebuah tren, namun perlu segera diimplementasikan di berbagai sektor pendidikan.
Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan berkualitas melalui peranan sekolah dan guru yang juga berkualitas.
Hal ini menjadi bukti komitmen untuk menghadirkan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan kompetitif, sesuai kebutuhan pendidikan di masa depan.
"Keterlibatan Acer di dunia pendidikan merupakan contoh kolaborasi strategis antar pihak yang diharapkan dapat menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelasnya.