InJourney Salurkan Bantuan Senilai Rp 1,7 Miliar ke Korban Bencana Aceh-Sumatera
Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata Indonesia, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) alias InJourney, menyalurkan bantuan langsung bagi warga terdampak bencana banjir Aceh dan Sumatera.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim kemanusiaan yang terdiri dari pegawai InJourney Group, untuk membantu penanggulangan banjir bandang di Pasar Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam.
"InJourney Group bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan sejak akhir November dan terus berlanjut hingga saat ini," kata Maya dalam keterangannya, Kamis, 18 Desember 2025.
Kondisi dari udara situasi bencana banjir di Aceh Tamiang, Aceh.
InJourney menyalurkan bantuan logistik sesuai kebutuhan pengungsi, yang meliputi genset 2.000 watt, lampu darurat, kasur, selimut, pakaian anak hingga dewasa, bahan makanan, serta obat-obatan ringan.
Seluruh bantuan dihimpun berdasarkan pendataan lapangan sejak hari pertama pascabencana, guna mendukung proses evakuasi dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta benar-benar dibutuhkan oleh para pengungsi.
Melalui program unggulan InJourney Community Care, bantuan disalurkan ke 30 titik terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Lebih dari 90 relawan dari InJourney Airports dan InJourney Hospitality juga telah dikerahkan sejak awal, untuk mendukung evakuasi bersama TNI–Polri, BNPB, dan Basarnas sekaligus melakukan pendataan kebutuhan pengungsi.
"InJourney Group menyalurkan bantuan senilai Rp 1,7 miliar yang diwujudkan dalam paket logistik serta layanan trauma healing di seluruh posko bencana," ujar Maya.
Relawan yang terlibat berasal tidak hanya dari Kantor Cabang Aceh, Kualanamu, dan Padang, tetapi juga dari Jakarta dan daerah lainnya. Mereka terjun langsung ke lapangan untuk mempercepat evakuasi warga dan pendistribusian logistik ke posko-posko utama, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta aksesibilitas lokasi terdampak.
“Bantuan yang diberikan oleh InJourney Group merupakan aksi gotong royong dari seluruh entitas InJourney dan anak perusahaan, didukung oleh seluruh stakeholders yang terlibat agar penyaluran dapat terlaksana secara cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang terdampak," kata Maya.
"Meski bantuan ini tidak akan sebanding dengan kerugian materil dan trauma psikologis yang dialami, namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsii,” ujarnya.