Keok 0-2 vs Celta Vigo, Real Madrid Tertinggal 4 Poin dari Barcelona di Klasemen La Liga

Keok 0-2 vs Celta Vigo, Real Madrid Tertinggal 4 Poin dari Barcelona di Klasemen La Liga

Kegembiraan dan optimisme Real Madrid setelah menang atas Athletic Bilbao hanya bertahan empat hari.

Semua yang mereka lakukan dengan baik melawan Athletic hancur berantakan ketika melawan Celta. Kekalahan itu semakin menjauhkan mereka dari puncak klasemen La Liga, yang kini tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.

Hal ini menjadi kemunduran besar bagi Madrid yang akan menjamu Manchester City pada pekan ini.

Lebih dari sebulan setelah pertandingan kandang terakhir mereka, Madrid kembali ke Bernabeu. Bukan Fede Valverde yang menjadi starter di bek kanan, tetapi Xabi Alonso memainkan Raul Asencio.

Itu bukan satu-satunya perubahan yang dilakukan oleh Xabi Alonso. Sebab, Arda Guler kembali ke susunan pemain inti dan Alvaro Carreras ditempatkan di bek tengah.

Celta Vigo Bikin Ancaman Serius bagi Real Madrid

Celta Vigo kasih ancaman bagi Real Madrid
Celta Vigo kasih ancaman bagi Real Madrid. Foto: Dok. Real Madrid

Celta menciptakan ancaman yang cukup besar sejak awal, yakni memasang Pablo Duran dan Bryan Zaragoza sebagai jantungnya.

Para penyerang Celta tidak mampu menaklukkan Thibaut Courtois, tetapi mereka terus mengancam. Hal itu juga gagal dilakukan oleh para penyerang Madrid hingga sekitar menit ke-15.

Sebuah tendangan sudut dari Guler menghasilkan peluang emas pertama bagi tuan rumah, tetapi Radu menggagalkan upaya Jude Bellingham dengan penyelamatan gemilang.

Madrid tampak mulai menemukan ritme permainan mereka, tetapi Celta terus menghukum mereka melalui serangan balik dan umpan-umpan panjang.

Kemudian, datanglah kemalangan Madrid. Eder Militao mengalami cedera pada menit ke-22. Setelah berlari bersama Bryan Zaragoza, pemain Brasil itu berhenti sambil memegangi bagian belakang paha kirinya.

Situasi tampak suram, terlebih lagi ketika ia meninggalkan lapangan dengan dibantu oleh dua staf. Ini merupakan kemunduran serius lainnya bagi Alonso, yang sudah kehilangan enam bek.

Antonio Rudiger, yang awalnya diistirahatkan untuk pertandingan melawan City, langsung masuk. Bagaimanapun, Celta, terus menciptakan ancaman dan memaksa Courtois melakukan beberapa intervensi lagi.

Setelah Madrid pulih dari keterkejutan akibat cedera Militao, mereka terus menekan hingga babak pertama usai dengan keunggulan.

Guler dan Vinicius sama-sama memiliki peluang, tetapi Radu kembali tampil gemilang. Pertandingan berakhir tanpa gol hingga jeda.

Madrid tampil agresif setelah babak pertama berakhir, langsung mencari gol pembuka. Radu kembali harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan usaha Valverde.

Celta tidak hanya meredam tekanan, mereka juga tetap berbahaya saat melakukan serangan balik.

Salah satu serangan balik tersebut terbukti menentukan. Bryan Zaragoza mengirimkan bola ke kotak penalti yang diselesaikan Swedberg, yang baru saja masuk.

Lewat tendangan tumit yang cerdik serta menaklukkan Courtois, ia berhasil mengubah skor menjadi 0-1 pada menit ke-53.

Real Madrid tak Berkutik di Hadapan Pendukung Sendiri

Real Madrid tak berkutik di Santiago Bernabeu
Real Madrid tak berkutik di Santiago Bernabeu. Foto: Dok. Real Madrid

Malam itu Bernabeu terasa hambar. Alonso merespons dengan memasukkan Rodrygo yang menggantikan Asencio, kemudian menggeser Valverde ke bek kanan. Madrid semakin cemas dalam upaya mereka untuk menyamakan kedudukan.

Sementara itu, Celta dengan sabar menunggu momen untuk memperbesar keunggulan dan tidak menunjukkan tanda-tanda gugup.

Mereka bahkan menguasai bola dalam waktu yang lama, yang memicu siulan dari tribun penonton seiring meningkatnya rasa frustrasi.

Keadaan semakin memburuk bagi Madrid ketika Fran García diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning dalam satu menit. Bermain dengan 10 pemain, Madrid terpaksa mengejar ketertinggalan dengan tekad yang kuat.

Meskipun unggul jumlah pemain, Celta gagal menunjukkan permainan terbaiknya dan melihat Mbappe nyaris menyamakan kedudukan. Alonso memainkan "kartu Gonzalo"-nya.

Mereka terus menekan hingga akhir, tetapi harus bermain dengan sembilan pemain setelah Carreras diusir keluar lapangan di masa injury time. Swedberg kembali mencetak gol di menit ke-93 untuk memastikan kemenangan 0-2. (sof)