Bali Dikepung Banjir dan Longsor,76 Titik Terdampak, Puluhan Sekolah di Denpasar Terendam

Bali, BPBD Bali, Bali Dikepung Banjir dan Longsor,76 Titik Terdampak, Puluhan Sekolah di Denpasar Terendam

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali pada Selasa (24/2/2026) memicu bencana di puluhan titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali melaporkan setidaknya terdapat 76 titik kejadian bencana yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota hingga pukul 12.00 Wita.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mengungkapkan bahwa dampak cuaca ekstrem ini didominasi oleh bencana banjir dan tanah longsor.

"Kami melaporkan data kejadian di 76 titik, yang terdiri dari banjir di 42 titik, tanah longsor di 5 titik, tanggul jebol di 1 titik, angin puting beliung di 1 titik, pohon tumbang 2 titik, dan senderan jebol di 4 titik," ujar Teja dalam keterangan resminya, Selasa.

Sebaran Titik Bencana di Bali

Kota Denpasar menjadi wilayah yang terdampak paling parah dengan total 36 titik kejadian. Berikut adalah rincian sebaran dampak cuaca ekstrem di Bali:

  1. Denpasar (36 titik): 30 titik banjir, 2 pohon tumbang, 1 tanggul jebol, 1 angin puting beliung, 1 tanah longsor, dan 1 senderan jebol.
  2. Badung (12 titik): 10 titik banjir dan 2 pohon tumbang.
  3. Karangasem (12 titik): 9 pohon tumbang dan 3 senderan jebol.
  4. Gianyar (5 titik): 4 pohon tumbang dan 1 tanah longsor.
  5. Tabanan (5 titik): 2 pohon tumbang, 2 banjir, dan 1 tanah longsor.
  6. Buleleng (4 titik): 2 pohon tumbang dan 2 tanah longsor.
  7. Klungkung: 1 titik pohon tumbang.
  8. Jembrana: 1 titik pohon tumbang.

Evakuasi Bayi dan Warga yang Terjebak Banjir

Proses evakuasi dilakukan secara intensif di beberapa titik rawan. Di Jalan Gurita IV Gang Cumi-Cumi, Sesetan, petugas berhasil mengevakuasi satu bayi dan tiga balita yang terjebak di dalam rumah akibat banjir.

Di wilayah Badung, tepatnya di Jalan Dewi Saraswati II, Seminyak, sebanyak 30 orang telah dievakuasi. Sementara di Jalan Gunung Athena II, petugas mengamankan 10 orang warga.

"Di Jalan Bumi Ayu, Sanur, penanganan banjir dan evakuasi tamu juga dibantu oleh pihak Polda Bali," tambah laporan tersebut. Fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit BMC juga dilaporkan terendam banjir dan kini tengah ditangani oleh BPBD Bali bersama Satker Jalan Nasional.

Dunia Pendidikan Lumpuh, Puluhan Sekolah Terapkan Daring

Bali, BPBD Bali, Bali Dikepung Banjir dan Longsor,76 Titik Terdampak, Puluhan Sekolah di Denpasar Terendam

Polisi saat membawa barang-barang wisatawan mancanegara yang terdampak banjir di Jalan Bumi Ayu, Sanur, Kota Denpasar, Bali, pada Selasa (24/2/2026). Kompas.com/ Yohanes Valdi Seriang Ginta

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di Kota Denpasar. Sebanyak 23 Sekolah Dasar (SD) dan 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaporkan dampak kerusakan mulai dari rendaman air hingga plafon jebol.

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, mengonfirmasi bahwa tiga SMP negeri terpaksa melaksanakan pembelajaran daring.

"Ada tiga SMP yang daring. SMPN 16, SMPN 6, dan SMPN 13 Denpasar. Halaman sekolah yang terendam membuat pembelajaran tidak memungkinkan digelar secara tatap muka," kata Wiratama.

Kondisi serupa terjadi di jenjang sekolah dasar. SDN 4 Sanur, SDN 1 Sanur, SDN 10 Sanur, dan SDN 6 Panjer termasuk dalam daftar sekolah yang meliburkan siswanya dari aktivitas fisik di sekolah.

Putu Febriasa Suryanata, salah seorang guru di SDN 4 Sanur, menyebutkan bahwa sebanyak 576 siswanya terdampak. Ia mengatakan ketinggian air kali ini merupakan yang terparah.

"Kejadian seperti ini memang sering, tapi ini yang paling parah sampai sepaha. Biasanya paling tinggi selutut. Untuk keselamatan, sekolah membuat kebijakan belajar daring," tutur Putu.

Selain banjir, cuaca buruk juga menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan sekolah di 10 lokasi.

Beberapa sekolah seperti SDN 10 Pemecutan dan SDN 9 Pedungan melaporkan plafon jebol. Sementara di wilayah Padangsambian, kebocoran atap terjadi secara merata di SDN 1, SDN 3, SDN 5, dan SDN 11.

Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD masih memantau ketinggian air di Tukad Badung dan memastikan seluruh pintu air di hilir sungai-sungai besar di Denpasar tetap terbuka untuk mempercepat surutnya genangan.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Puluhan Titik Bencana di Bali, Terbanyak di Denpasar, Banjir, Pohon Tumbang, hingga Longsor

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang