Naiknya Kelas Menengah-Kaya Dorong Lonjakan Minat Aset Dolar AS

Ilustrasi kekayaan dalam bentuk kepemilikan uang dolar
Ilustrasi kekayaan dalam bentuk kepemilikan uang dolar

Pertumbuhan kelas menengah-kaya di Indonesia terus memperlihatkan dinamika baru dalam cara masyarakat mengelola kekayaan. Keinginan untuk menjaga stabilitas nilai aset di tengah fluktuasi global membuat instrumen berdenominasi dolar AS semakin diminati, terutama oleh keluarga mapan dan pelaku bisnis yang mulai memikirkan kesinambungan kekayaan lintas generasi.

Kenaikan ini sejalan dengan pola konsumsi finansial baru yang menekankan keamanan nilai, diversifikasi mata uang, serta perlindungan ekonomi jangka panjang.

Indonesia sendiri berada dalam fase penting transformasi ekonomi. Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, tengah menghadapi salah satu periode terbesar transfer kekayaan antar generasi.

Selama beberapa dekade terakhir, semakin banyak keluarga sukses membangun bisnis dan kekayaan, sehingga muncul kebutuhan baru, yaitu bagaimana memastikan kekayaan tersebut tetap bertahan melalui berbagai dinamika sosial ekonomi dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya secara terstruktur.

Terkait ini, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan dua produk berdenominasi USD, yaitu X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super). Keduanya dirancang sebagai bagian dari solusi perencanaan keuangan dan waris yang menekankan ketahanan ekonomi keluarga, baik dalam jangka pendek maupun lintas generasi.

X-Tra Proteksi Waris USD disusun sebagai produk perlindungan jiwa dengan manfaat yang mengikuti kebutuhan perlindungan dan preferensi nasabah, sementara Sun Prosperity Prime (Si Super) menawarkan manfaat tunai tahunan sejak tahun pertama untuk berbagai tujuan finansial seperti pendidikan atau persiapan pensiun.

Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, menilai bahwa banyak keluarga di Indonesia masih belum menempatkan perencanaan suksesi sebagai bagian dari strategi bisnis dan keuangan mereka.

”Kami melihat banyak keluarga di Indonesia yang sukses membangun bisnis dan kekayaan, namun belum memiliki strategi komprehensif untuk memastikan kontinuitas ekonomi lintas generasi,” ujarnya sebagaimana dikutip dari keterangannya, Jumat, 5 Desember 2025.

Ia menjelaskan, X-Tra Proteksi Waris USD hadir sebagai fondasi resiliensi ekonomi keluarga yang tidak hanya melindungi, tetapi juga memungkinkan legacy bertumbuh dan berlanjut. Sementara itu, Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super) memberikan Manfaat Tunai Tahunan sejak tahun pertama untuk membantu keluarga merencanakan prioritas finansial jangka pendek maupun jangka panjang.

"Keduanya menjadi kombinasi solusi yang relevan bagi keluarga yang ingin memastikan masa depan generasi berikutnya tetap terjaga,” ungkapnya.

Di lapangan, peningkatan minat terhadap aset dolar AS tidak lepas dari perubahan perilaku keuangan masyarakat berpenghasilan tinggi. Laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh 9,45 persen secara tahunan pada Juli 2025.

Data tersebut menggambarkan bertambahnya keluarga mapan yang memerlukan strategi diversifikasi valuta asing untuk menjaga nilai kekayaan mereka.

Dalam sisi lain, penetrasi asuransi di Indonesia yang masih berada di bawah 3 persen dari PDB menunjukkan ruang besar untuk pertumbuhan instrumen perlindungan dan perencanaan finansial. Produk berbasis dolar AS dipandang dapat memberikan alternatif bagi keluarga yang membutuhkan kestabilan nilai dalam jangka panjang, terutama di tengah volatilitas mata uang domestik.

Dari sisi perencanaan waris, studi Legacy Planning Sun Life Asia 2025 mengungkap bahwa 70 persen keluarga mapan di Indonesia menempatkan kemapanan finansial sebagai prioritas, sementara 56 persen berharap warisan dapat mendukung pendidikan generasi berikutnya. Meski demikian, hanya 38 persen yang memanfaatkan instrumen perencanaan waris yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan dan implementasi perencanaan yang terstruktur.

Noviady Wahyudi, Direktur Consumer Banking CIMB Niaga, menambahkan bahwa pendekatan yang ditawarkan kedua produk tersebut tidak hanya berkaitan dengan proteksi, tetapi juga akses terhadap aset global.

”Melalui X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity (Si Super) kami tidak hanya menawarkan produk asuransi, tetapi solusi inovatif yang memungkinkan keluarga mapan dan pelaku bisnis Indonesia dapat memastikan legacy mereka tidak hanya terlindungi, tetapi juga terus bertumbuh dan dapat diakses dalam mata uang global,” paparnya.

Selain peluncuran produk, Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga juga mengadakan sesi edukasi melalui Wealth Practice bertajuk Legacy in Motion: The Art of Passing Values, Wealth and Business di Jakarta dan Surabaya. Sesi ini membahas pentingnya membangun legacy sejak dini dan mengajak keluarga untuk memahami strategi perencanaan warisan. Keluarga Ferry Salim dan Brandon Salim turut hadir membagikan pandangan mengenai pentingnya kesiapan finansial serta komunikasi terbuka antara generasi.

Acara tersebut juga menyediakan fasilitas seperti Legacy Lounge, konsultasi notaris, serta program cashback untuk nasabah yang melakukan pembelian produk selama kegiatan berlangsung. Upaya edukasi ini menunjukkan bahwa perencanaan waris bukan hanya soal aset material, melainkan juga nilai-nilai keluarga serta kesinambungan finansial yang dirancang secara matang.