Wardatina Mawa ke Inara Rusli: Saya Ingin Ada Iktikad Baik, Dia Merusak Pernikahan Saya
Kekecewaan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli semakin menguat setelah skandal hubungan terlarang antara suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara terungkap ke publik. Bagi Wardatina, persoalan ini bukan sekadar isu rumah tangga, melainkan luka yang diperparah oleh absennya permintaan maaf dari perempuan yang dinilainya telah merusak pernikahannya itu.
Wardatina mengungkapkan bahwa sejak bukti-bukti dugaan perzinaan diserahkan ke penyidik—mulai dari rekaman CCTV hingga percakapan pribadi—ia belum melihat adanya langkah positif dari pihak Inara. Alih-alih menunjukkan empati, Wardatina menilai Inara bersikap seolah tak memiliki andil dalam keretakan rumah tangga tersebut. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
"Untuk saat ini sampai sekarang belum ada permintaan maaf sepatah kata pun yang keluar dari mulut beliau, kakak IR," ujar Wardatina Mawa, mengutip tayangan Youtube, Jumat 5 Desember 2025.
Wardatina menjelaskan bahwa bukti yang ia serahkan tidak hanya untuk kepentingan proses hukum, tetapi juga menjadi pengingat bagi pihak-pihak terkait mengenai besarnya dampak yang ditimbulkan. Ia berharap baik Inara maupun suaminya dapat mengakui kesalahan dan menunjukkan tanggung jawab moral atas tindakan yang sudah terjadi.
"Harapan saya adalah dengan adanya bukti yang udah saya kasih ke penyidik, dengan tindakan perbuatan yang sudah mereka lakukan," ungkapnya.
"Dan saya harapannya mengakui kesalahan dan memohon maaf kepada saya dengan hati yang sangat tulus," sambungnya.
Lebih jauh, Wardatina menegaskan bahwa yang ia butuhkan bukan sekadar klarifikasi, tetapi itikad baik dari orang yang disebut telah menjadi penyebab hancurnya keutuhan pernikahan yang ia bangun selama ini. Ia menyebut perbuatan itu telah meninggalkan luka mendalam yang tidak bisa dianggap remeh.
"Saya ingin ada iktikad baik dari beliau. Karena secara tidak langsung dia sudah merusak pernikahan saya," tegas Wardatina.
Di sisi lain, beberapa hari sebelumnya Inara Rusli telah mengutarakan bahwa dirinya memilih mundur dari pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi. Inara menyampaikan bahwa ia merasa ditipu karena Insanul disebut mengaku tidak memiliki pasangan saat mereka menjalin hubungan.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum menjawab kebutuhan utama Wardatina: sebuah permintaan maaf yang ia nilai sebagai bentuk tanggung jawab moral dan penghormatan terhadap pernikahan yang telah terlanjur hancur.