Purbaya Bocorkan Obrolan dengan Bos Danantara soal Utang Kereta Cepat, Simak Pembahasannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, APBN KiTA Oktober 2025
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, APBN KiTA Oktober 2025

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, hari ini dirinya telah bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani di Kementerian Keuangan, guna membahas restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh.

Dalam pembicaraan tersebut, Purbaya mengaku bahwa pihaknya masih akan mencari skema penyelesaian utang Whoosh, untuk nantinya di bawa ke pembahasan yang lebih lanjut antara tim Kemenkeu dengan tim teknis dari Danantara.

"Masih akan dicari bentuk (penyelesaian utang KCIC) yang pas seperti apa. Nanti tim teknis dia diskusi dengan tim teknis saya," kata Purbaya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Meski mengaku bahwa masih ada hal yang belum 'clear' dalam upaya penyelesaian utang Whoosh tersebut, namun Purbaya memastikan bahwa gambaran ke depan terkait masalah ini memang sudah cukup jelas. "Ini masih belum clear betul seperti apa, dan saya sih belum tahu sampai detil. Tapi gambaran besarnya clear lah kita mau ngapain ke depan," ujarnya.

Mengenai rencana keikutsertaannya ke China guna membantu soal negosiasi utang Whoosh tersebut, Purbaya belum memastikan terkait hal itu. Dia mengaku masih harus menyelesaikan skema penyelesaian utang Whoosh terlebih dahulu, sambil menunggu kepastian soal detil pertemuan di China nanti.

"Saya enggak tahu di China ketemu siapa, China Development (Bank) apa National Development and Reform Commission (NDRC)-nya," kata Purbaya.

"Tapi nanti kalau sudah clear ketemu siapa dan skemanya seperti apa, baru kita ke China. Kalau enggak, saya bingung (ke) China ketemu siapa, enggak jelas," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Rosan sendiri sudah membocorkan isi pembahasan yang dilakukannya bersama Menkeu Purbaya, soal skema restrukturisasi penyelesaian utang Whoosh. Selain menyamakan sudut pandang, Rosan mengatakan bahwa pembahasan juga menyangkut soal jalan keluar dari masalah utang Whoosh tersebut serta time table-nya.

Mengenai opsi pembayaran utang Whoosh itu sendiri, Rosan mengaku jika hal itu masih butuh dibahas lebih rinci dan detil. Dia hanya memastikan bahwa seluruh langkah yang ditempuh dalam restrukturisasi utang Whoosh ini, tentunya akan selaras dengan arahan Presiden Prabowo.

"Nanti kita akan detilkan lagi. Tapi semua yang kita lakukan ini sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden kepada kami berdua. Kita lebih ke membicarakan lagi detilnya, supaya nanti pasi implementasinya bisa berjalan dengan baik dan benar," ujarnya.