Mengenal Taktik Andoni Iraola, Pelatih Baru Liverpool

Andoni Iraola, Mengenal Taktik Andoni Iraola, Pelatih Baru Liverpool

Liverpool resmi menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak berdurasi dua tahun pada Jumat (5/6/2026) dini hari WIB.

Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Arne Slot yang dipecat pada akhir pekan lalu setelah dua musim menukangi The Reds.

Andoni Iraola sebelumnya menukangi klub papan tengah Bournemouth sejak Juni 2023 hingga akhir musim kemarin.

Rekam jejak Iraola telah mengilap sejak ia menangani Rayo Vallecano.

Di kubu Spanyol tersebut, Iraola mengasah formasi 4-3-3/4-3-2-1 dengan fokus pada perebutan bola cepat.

Penekanan Iraola adalah untuk mengejutkan lawan dengan pemain sayap cepat, gelandang tak kenal lelah, dan gelandang bertahan yang cenderung mundur ke belakang saat membangun serangan dari belakang ketika bek sayap maju ke depan.

Ajaran Bielsa, Interpretasi Iraola

Pelatih asal Basque itu pernah menjelaskan pengaruh besar mantan pelatihnya, Marcelo Bielsa, terhadap pendekatan menyerang yang ia terapkan saat diwawancarai Sky Sports pada 2023.

"Saya menggunakan banyak latihan dari Marcelo yang saya pelajari darinya saat di Athletic Bilbao," ujar Iraola, yang melakoni lebih dari 400 pertandingan bersama Athletic saat menjadi pemain.

"Saya memakai banyak hal, terutama ketika tim menguasai bola. Dia selalu mendorong pemain untuk terus melakukan pergerakan ke ruang kosong dan siap menerima bentuk permainan yang penuh ketidakteraturan dalam menyerang."

Kata kunci dari filosofi tersebut adalah ketidakteraturan (disorder).

Jika pelatih seperti Pep Guardiola, Mikel Arteta, dan Arne Slot berusaha meminimalkan risiko serta menghindari situasi permainan yang kacau, Bournemouth di bawah Iraola justru  memanfaatkan kondisi tersebut sebagai bagian dari identitas mereka.

Pressing Hibrida

Mantan pelatih Rayo Vallecano itu menerapkan sistem yang menggabungkan penjagaan area (zonal marking) dengan pressing satu lawan satu.

Para analis modern menyebut pendekatan ini sebagai pressing hibrida.

Meski bukan satu-satunya tim yang menggunakan metode tersebut, Bournemouth dinilai sebagai salah satu tim yang paling efektif dalam mengeksekusinya.

Tujuan utama sistem itu adalah merebut kembali bola setinggi mungkin di area pertahanan lawan.

Pola pressing hibrida Bournemouth paling mudah terlihat ketika lawan melakukan tendangan gawang.

Dalam situasi tersebut, para pemain Bournemouth akan menekan secara agresif untuk memaksa kesalahan dan memenangkan bola sedekat mungkin dengan gawang lawan.

Kembali ke Identitas Menyrang

Musim yang baru saja berakhir menjadi salah satu musim paling membuat frustrasi dalam ingatan banyak pendukung Liverpool.

Karena itu, janji untuk mengembalikan gaya bermain intens dan agresif menghadirkan antusiasme tersendiri.

Statistik Bournemouth saat tidak menguasai bola di bawah Iraola lebih mirip dengan Liverpool asuhan Juergen Klopp daripada asuhan Slot.

Bournemouth di bawah Iraola rata-rata memenangkan lebih banyak penguasaan bola (48,8 persen), memenangkan bola di sepertiga akhir lapangan (5,2), banyak turnover (8,6) dan tekel (17,9) per 90 menit dibandingkan Liverpool di bawah Slot.

Itulah yang ditawarkan Andoni Iraola. Pelatih berusia 43 tahun tersebut menjelaskan visinya tentang sepak bola dalam wawancara pertamanya bersama LFCTV.

"Saya memiliki keuntungan karena sudah tiga tahun bekerja di Premier League. Saya yakin banyak orang sudah melihat bagaimana Bournemouth bermain," ujar Iraola.

"Tentu ada beberapa hal yang harus kami ubah karena sekarang saya melatih Liverpool. Namun, saya tidak ingin kehilangan identitas kami."

"Intensitas, agresivitas, organisasi permainan, dan beberapa aspek tertentu adalah hal-hal yang selalu ingin saya lihat dalam tim saya."

"Tentu saja Anda harus beradaptasi dengan pemain yang dimiliki. Kondisinya tidak akan sama antara satu klub dengan klub lainnya."

"Namun, ada prinsip-prinsip dasar yang menurut saya sangat sesuai dengan identitas Liverpool selama bertahun-tahun."

"Saya pikir kami bisa membuatnya berhasil."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang