Andoni Iraola Berpeluang Kembalikan Heavy Metal Football ke Liverpool
Liverpool mulai bergerak mencari pelatih baru setelah memutuskan berpisah dengan Arne Slot pada Sabtu (30/5/2026).
Keputusan tersebut membuat manajemen klub langsung memburu sosok pengganti untuk memimpin tim musim depan.
Salah satu nama yang kini ramai dibicarakan adalah Andoni Iraola. Pelatih asal Spanyol itu disebut menjadi kandidat kuat untuk menangani Liverpool di Anfield.
Iraola baru saja mengakhiri masa kerjanya bersama Bournemouth.
Keputusan tersebut membuat dirinya langsung masuk radar sejumlah klub besar Eropa.
Pelatih berusia 43 tahun itu menarik perhatian setelah membawa Bournemouth tampil impresif sepanjang musim 2025-2026.
Di bawah arahannya, The Cherries berhasil finis di posisi keenam Liga Inggris.
Hasil tersebut membuat Bournemouth lolos ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Mereka juga hanya terpaut tiga poin dari Liverpool di klasemen akhir.
Selain itu, Bournemouth menutup musim dengan catatan 18 pertandingan liga tanpa kekalahan.
Gaya Bermain Iraola Mirip Era Klopp
Jika Liverpool berhasil mendatangkan Iraola, The Reds disebut berpeluang kembali memainkan gaya sepak bola seperti saat dilatih Juergen Klopp.
Selama hampir sembilan tahun menangani Liverpool, Klopp dikenal lewat taktik gegenpressing dengan tempo tinggi.
Permainan cepat dan agresif itu kemudian populer dengan istilah heavy metal football.
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, merayakan kemenangan 3-1 atas Fulham di Stadion Craven Cottage dalam pertandingan pekan ke-34, kasta teratas Liga Inggris 2023-2024. Terkini, Juergen Klopp dikabarkan menolak untuk melatih timnas Amerika Serikat.
Namun gaya tersebut mulai berubah saat Arne Slot datang ke Liverpool. Tim lebih banyak mengandalkan penguasaan bola dan permainan stabil.
Perubahan itu memunculkan perdebatan di kalangan pendukung Liverpool.
Sebagian suporter merasa permainan tim menjadi lebih hati-hati dibanding era Klopp.
Melansir BolaSport.com dari Sports Illustrated, Iraola dinilai memiliki pendekatan permainan mirip dengan Klopp.
Bournemouth Tampil Agresif di Bawah Iraola
Andoni Iraola dikenal memakai formasi 4-2-3-1 dengan pendekatan agresif dan intensitas tinggi.
Sistem tersebut menuntut para pemain aktif melakukan pressing sepanjang pertandingan.
Pendekatan itu membuat Bournemouth menjadi salah satu tim paling agresif di Liga Inggris musim lalu.
Mereka beberapa kali merepotkan tim besar lewat tekanan cepat dan permainan vertikal.
Selain agresif saat menyerang, Bournemouth juga memiliki variasi pressing dalam berbagai situasi pertandingan.
Hal tersebut menjadi salah satu kekuatan utama tim selama musim 2025-2026.
Kini, Liverpool masih terus dikaitkan dengan Iraola menjelang bursa transfer musim panas.
Situasi itu membuat peluang hadirnya kembali gaya heavy metal football di Anfield mulai menjadi perhatian publik sepak bola.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang