Bukan Xabi Alonso atau Zidane, Liverpool Justru Percaya pada Andoni Iraola
Liverpool dikabarkan telah menentukan sosok yang akan menjadi penerus Arne Slot di kursi manajer. Menariknya, nama yang muncul bukanlah Xabi Alonso maupun Zinedine Zidane yang selama ini kerap dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Pakar transfer ternama asal Italia, Fabrizio Romano bahkan disebut telah memberikan sinyal kuat terkait perkembangan tersebut. Nama Andoni Iraola kini menjadi sorotan setelah disebut sebagai kandidat utama yang dipercaya untuk memimpin The Reds memasuki era baru.
Kabar ini langsung memicu perbincangan di kalangan penggemar sepak bola. Pasalnya, Iraola bukanlah sosok yang memiliki reputasi sebesar Zidane atau Xabi Alonso. Namun, Liverpool diyakini melihat sesuatu yang berbeda dari pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurut sejumlah laporan dari Inggris, Iraola sudah lama masuk dalam radar Liverpool. Bahkan sejak muncul spekulasi mengenai masa depan Arne Slot, nama mantan pelatih Rayo Vallecano itu disebut sebagai salah satu kandidat terkuat.
Proses negosiasi antara kedua pihak juga dikabarkan berjalan positif. Hanya beberapa detail terkait susunan staf pelatih dan rencana jangka panjang klub yang masih perlu diselesaikan sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Pilihan Liverpool kepada Iraola memang terbilang mengejutkan. Namun jika melihat rekam jejaknya dalam beberapa tahun terakhir, keputusan tersebut dinilai cukup masuk akal.
Pria kelahiran 1982 itu mulai mencuri perhatian saat menangani Rayo Vallecano. Di bawah arahannya, klub tersebut mampu tampil kompetitif dan menunjukkan identitas permainan yang jelas meski memiliki keterbatasan dibandingkan tim-tim besar Spanyol.
Kesuksesan tersebut kemudian membawanya ke Bournemouth. Bersama klub Premier League itu, Iraola kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Bournemouth di bawah asuhannya dikenal memainkan sepak bola dengan tempo tinggi, pressing agresif, dan transisi menyerang yang cepat. Karakter permainan seperti ini dianggap memiliki banyak kesamaan dengan identitas yang telah lama melekat pada Liverpool.
Karena itulah, kehadiran Iraola diyakini dapat membantu Liverpool menjalani proses transisi dengan lebih mulus tanpa harus mengubah filosofi permainan secara drastis.
Apabila resmi ditunjuk, tantangan besar langsung menanti Iraola. Salah satu tugas utamanya adalah menjaga Liverpool tetap berada dalam persaingan gelar Liga Inggris yang semakin ketat.
Manchester City, Arsenal, hingga Chelsea terus memperkuat skuad mereka untuk menghadapi musim baru. Kondisi tersebut membuat Liverpool membutuhkan sosok pelatih yang mampu memberikan dampak instan sekaligus membangun fondasi jangka panjang.
Selain itu, Iraola juga diharapkan mampu mengembangkan potensi pemain muda yang dimiliki Liverpool saat ini. The Reds dikenal memiliki sejumlah talenta menjanjikan yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim pada masa mendatang.
Keseimbangan antara pemain senior dan generasi muda akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan Liverpool dalam beberapa musim ke depan.
Manajemen klub juga disebut ingin membangun proyek jangka panjang bersama Iraola. Karena itu, pembahasan mengenai struktur staf pelatih dan strategi pengembangan tim menjadi bagian penting dalam proses negosiasi.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Andoni Iraola diperkirakan akan diumumkan sebagai manajer baru Liverpool dalam waktu dekat. Penunjukan ini berpotensi menjadi salah satu perubahan paling menarik di sepak bola Eropa pada musim panas 2026 sekaligus membuka lembaran baru bagi perjalanan The Reds di Anfield.
Sebelumnya diberitakan, Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah musim 2025/2026 berakhir mengecewakan bagi klub raksasa Liga Inggris tersebut.
Liverpool Pecat Arne Slot! Akhir Tragis Liverpool Usai Musim Tanpa Trofi
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Liverpool melalui pernyataan resmi pada Sabtu, 30 Mei 2026. Padahal, hanya setahun lalu Slot dielu-elukan sebagai sosok yang berhasil membawa The Reds kembali ke puncak kejayaan Liga Inggris.
Namun sepak bola selalu bergerak cepat. Kesuksesan di musim pertama ternyata tak cukup untuk menyelamatkan posisinya setelah Liverpool gagal meraih satu pun trofi pada musim ini.
"Liverpool FC mengonfirmasi bahwa Arne Slot akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala (head coach) dengan segera dan proses penunjukan penggantinya sedang berlangsung. Dia pergi dengan satu gelar Liga Inggris (musim 2024/2025) atas namanya serta diiringi rasa terima kasih dan apresiasi kami yang sebesar-besarnya," tulis Liverpool dalam pernyataan resminya, Sabtu 30 Mei 2026.
Pemecatan ini menjadi salah satu keputusan paling mengejutkan di Premier League. Sebab, Slot sebenarnya masih memiliki catatan yang cukup baik selama dua tahun menangani Liverpool sejak datang menggantikan Jurgen Klopp pada musim panas 2024.
Pada musim debutnya, pelatih asal Belanda tersebut langsung mempersembahkan gelar Liga Inggris ke-20 bagi Liverpool. Prestasi itu membuat banyak pihak percaya bahwa era baru pasca-Klopp berjalan mulus.
Pada musim berikutnya. Liverpool tampil inkonsisten sepanjang musim 2025/2026. Mereka hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir Premier League dengan raihan 60 poin, sekaligus menjadi salah satu pencapaian terburuk klub dalam beberapa tahun terakhir.
Bukan hanya gagal bersaing dalam perebutan gelar liga, Liverpool juga tersingkir dalam berbagai kompetisi domestik maupun Eropa. The Reds gagal menunjukkan performa yang diharapkan di Liga Champions, Piala FA, maupun Piala Liga Inggris.