3 Pekan Pasca-Ledakan SMAN 72 Jakut, 4 Siswa Masih Dirawat di RS

3 Pekan Pasca-Ledakan SMAN 72 Jakut, 4 Siswa Masih Dirawat di RS

Saat ini masih ada empat siswa korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara (Jakut) yang dirawat di rumah sakit setelah hampir tiga pekan sejak insiden terjadi pada 7 November lalu.

Meski demikian, kondisi mereka dipastikan telah berangsur pulih dan diperkirakan akan segera kembali ke rumah dalam waktu dekat.

“Diharapkan mungkin minggu ini pasien-pasien tersebut sudah bisa kembali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, di Jakarta, Jumat (28/11).

Menurut Budi, keempat siswa itu nanti tetap wajib menjalani rawat jalan di RS setelah kembali ke rumah. "Hanya menjadi perhatian khusus yang dirujuk di RSCM,” tuturnya.

Siswa dan Keluarga Tetap dapat Pendampingan Trauma Healing

Budi memastikan kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 72 Jakarta kini sudah berangsur normal. Dia menambahkan siswa yang sudah ke rumah juga akan mendapatkan pendamping psikologis selain rawat jalan.

Tak hanya itu, lanjut dia, pendampingan penyembuhan trauma (trauma healing) tetap dilakukan bagi para korban maupun keluarga mereka.

Pendampingan ini melibatkan tim psikolog dan tenaga pendukung untuk memastikan siswa serta keluarga korban dapat kembali beraktivitas dengan kondisi mental yang lebih stabil.

“Ini tim trauma healing masih berjalan untuk memberikan pendampingan,” tandas perwira polisi berpangkat melati tiga itu. (*)