Kajian Teman Searah Klarifikasi Terkait Dugaan Perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi
Isu dugaan perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi belakangan membuat publik heboh. Dugaan itu mencuat setelah istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, melaporkan Inara ke polisi atas tuduhan perselingkuhan dan perzinahan. Wardatina bahkan mengaku memiliki bukti kuat berupa rekaman CCTV.
Di tengah ramainya pemberitaan, Teman Searah, komunitas kajian yang didirikan oleh Inara Rusli, akhirnya buka suara. Melalui unggahan resmi di Instagram, pihak Teman Searah menegaskan bahwa isu tersebut tidak ada kaitannya dengan kegiatan lembaga. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Inara Rusli
Dalam pernyataannya, pihak Teman Searah menyampaikan permohonan maaf sekaligus meluruskan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian publik.
“Dengan penuh kerendahan hati, kami ingin meluruskan isu terkait salah satu founder Teman Searah, Inara Rusli. Untuk menjaga kejelasan posisi lembaga, berikut beberapa hal yang perlu kami sampaikan,” tulis keterangan di unggahan Instagram @temansearah.id yang dikutip pada Rabu, 26 November 2025.
Pihak manajemen kemudian memperjelas bahwa Teman Searah dibangun sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri, bukan tempat untuk aktivitas yang merusak nilai-nilai moral.
“Kajian/majelis Teman Searah sejak awal diniatkan sebagai sarana pembelajaran keagamaan dan pengembangan diri. Maka segala bentuk aktivitas yang tidak selaras atau mencederai tujuan tersebut bukan merupakan bagian dari kegiatan resmi majelis dan tidak dibenarkan oleh majelis,” jelas pihaknya.
Sarana kegiatan kajian ini juga menampik anggapan bahwa ada relasi personal yang berkembang dalam lingkungan kajian.
“Interaksi yang terjadi dalam kajian/majelis bersifat profesional dan berorientasi pada kemajuan manfaat lembaga untuk umat. Relasi yang bersifat personal tidak terjadi dalam lingkungan majelis dan berada sepenuhnya di luar aktivitas Teman Searah,” jelasnya lagi.
Lebih jauh, mereka menegaskan bahwa para pengurus maupun pembina lembaga tidak terlibat dalam masalah pribadi yang sedang menimpa Inara Rusli.
“Seluruh manajemen, pembina, dan guru Teman Searah tidak terlibat secara mendalam berkaitan dengan kasus yang sedang menimpa Inara Rusli dan relasi personalnya, karena proses yang terjadi berada di luar relasi dan kegiatan Teman Searah,” terangnya.
Pada bagian akhir klarifikasinya, Teman Searah menutup dengan penegasan bahwa kasus ini murni urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan lembaga.
“Oleh Karena itu, asumsi yang mengaitkan kasus tersebut dengan Teman Searah tidaklah benar. Segala proses terkait isu tersebut berada sepenuhnya di luar ranah lembaga,” tandasnya.
Staf manajemen juga menyampaikan permohonan maaf dan berharap kajian mereka tetap dapat berjalan sebagaimana niat awal:
“Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan berharap doa dari teman-teman agar Teman Searah dapat terus berjalan sesuai niat awal untuk menebarkan manfaat dan kebaikan,” tutup klarifikasi tersebut.