AC Milan Kalahkan Inter Milan dengan "Hidung", Sangat Khas Allegri

Christian Pulisic, Inter Milan, AC Milan, Liga Italia, Serie A, Hasil Liga Italia, Inter Milan Vs AC Milan, hasil inter milan vs ac milan, skor inter milan vs ac milan, AC Milan Kalahkan Inter Milan dengan

AC Milan asuhan Allegri membekuk Inter Milan 1-0 dan memenangi partai derbi. Hasil ini disebut legenda Milan, Alessandro Costacurta, sangat khas Allegri.

Gol semata wayang Christian Pulisic menjadi penentu hasil Inter Milan vs AC Milan, laga pekan ke-12 Liga Italia 2025-2026 yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/11/2025) atau Senin dini hari WIB.

AC Milan yang banyak tertekan oleh Inter Milan, malah bisa meraih hasil sempurna setelah Christian Pulisic mencocor bola muntah hasil tembakan Alexis Saelemaekers pada menit ke-54.

Inter Milan harus gigit jari karena mendapati sepasang kans emas mereka di babak pertama via Francesco Acerbi dan Lautaro Martinez hanya menerpa tiang.

Selain itu, upaya Inter untuk menyamakan skor lewat sepakan penalti Hakan Calhanoglu (74'), juga mentah oleh aksi penyelamatan kiper Milan, Mike Maignan.

Kemenangan 1-0 AC Milan atas Inter Milan ini menegaskan idiom sepak bola yang selama ini lekat dengan Massimiliano Allegri, yakni corto muso.

Secara harfiah, corto muso bermakna menang dengan hidung alias moncong. Idiom ini sering dipakai dalam pacuan kuda, yang juga digemari oleh Allegri.

Idiom corto muso menjelaskan preferensi Allegri untuk menepikan sepak bola indah dengan banyak gol, dan lebih suka fokus mencapai kemenangan, meski itu dengan skor tipis.

Kondisi itu mirip dengan situasi saat hidung atau bagian moncong kuda menjadi pembeda dalam pacuan.

Deskripsi corto muso juga dipakai Allegri kala ia tetap mampu mengantar Juventus menjadi juara Liga Italia 2018-2019, meski hanya unggul satu poin dari Inter. 

“Ekspresi maksimal dari corto muso? Tentu saja, sangat khas Allegri," tutur bek legendaris AC Milan, Alessandro Costacurta, dilansir Tuttomercatoweb dari Sky Sport Italia.

"Perlu ditegaskan soal konsentrasi, mereka memberi penguasaan bola, tetapi tidak banyak menerima ancaman," tutur Costacurta soal pendekatan Milan arahan Allegri dalam partai derbi melawan Inter.

Christian Pulisic, Inter Milan, AC Milan, Liga Italia, Serie A, Hasil Liga Italia, Inter Milan Vs AC Milan, hasil inter milan vs ac milan, skor inter milan vs ac milan, AC Milan Kalahkan Inter Milan dengan

Christian Pulisic (kanan) merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 23 November 2025. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)

AC Milan Kalah Jauh dalam Penguasaan Bola

Sepanjang permainan, persentase penguasaan bola AC Milan racikan Allegri cuma 35 persen, berbanding 65 persen milik Inter Milan.

"Rossoneri memiliki kemampuan membaca bahaya. Allegri sudah mengatakan hal ini, dalam aspek ini, itu adalah peningkatan terbesar Milan,” ujar Costacurta.

Costacurta juga menyanjung performa yang ditampilkan oleh gelandang Milan yang baru direkrut musim panas silam, Adrien Rabiot.

Rabiot mampu menjadi titik referensi baru di lini tengah Rossoneri bersama sang pemain gaek, Luka Modric.

"Rabiot adalah perekrutan luar biasa yang dilakukan Milan tahun ini. Bisa jadi Rabiot juga memiliki kemampuan untuk membimbing anak muda itu, (Davide) Bartesaghi,” tutur Costacurta menjelaskan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.