Tatapan Datar Fedi Nuril ke Arah Fadli Zon saat Pidato FFI, Jadi Sorotan!
Momen tak terduga terjadi di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025 ketika kamera menyorot Fedi Nuril yang sedang menyimak sambutan Fadli Zon di panggung acara pada Kamis, 20 November 2025.
Alih-alih terlihat rileks, aktor tersebut tampak duduk tegap dengan wajah serius dan tatapan lurus tanpa senyum. Alhasil, ekspresi tatapannya pun viral di media sosial. Salah satu akun yang mengabadikannya adalah @indopopbase di X. Seperti apa? Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
“Fedi Nuril reacts to Fadli Zon’s #FFI2025 speech,” tulis akun tersebut, dikutip Sabtu 22 November 2025.
Gestur tenang namun tegang Fadli Zon turut memancing berbagai spekulasi karena pidato Menteri Kebudayaan itu berisi penegasan dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan industri film nasional.
Dalam penyampaiannya, ia menyoroti pentingnya film sejarah dan biopik dalam memperkuat identitas bangsa serta menyampaikan komitmen pemerintah mendorong keterlibatan Indonesia di festival internasional melalui skema pendanaan dan peningkatan SDM.
Tema FFI tahun ini, “Puspawarna Sinema Indonesia,” juga menambah konteks pembacaan publik karena acara tersebut digadang sebagai ruang keberagaman budaya. Namun fokus warganet justru tertuju pada ekspresi Fedi yang dianggap “terlalu datar untuk diabaikan.”
Tak lama setelah tayangan itu muncul di layar, meme bermunculan. Ungkapan “same reaction” mendominasi lini masa, sementara sebagian netizen mengaitkannya dengan satire isu kebudayaan dan dinamika politik.
Ada pula yang menyebut tatapan Fedi lebih vokal daripada respons verbal mana pun, terutama karena publik mengenalnya sebagai figur yang kerap menyuarakan pandangan sosial.
Menariknya, perhatian itu muncul di saat Fedi tidak membawa pulang Piala Citra individu. Walau begitu, film yang dibintanginya—Pangku—berhasil meraih penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik di bawah arahan Reza Rahadian. Nama Fedi juga sempat masuk nominasi Aktor Terfavorit Pilihan Penonton, meski gelar tersebut jatuh kepada El Putra Sarira lewat Rangga & Cinta.