Yamaha Resmi Tinggalkan Mesin Inline-Four, Pakai V4 Mulai MotoGP 2026: Era Baru Demi Gaet Quartararo

Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025
Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025

 Yamaha akhirnya mengambil keputusan besar yang sudah lama ditunggu publik MotoGP. Pabrikan asal Jepang itu memastikan akan meninggalkan mesin inline-four yang selama puluhan tahun menjadi identitasnya, dan beralih ke konfigurasi V4 mulai musim MotoGP 2026.

Keputusan ini diumumkan setelah berbulan-bulan spekulasi menyusul performa Yamaha yang terus menurun sejak 2022, sekaligus menjadi langkah penting untuk meyakinkan Fabio Quartararo bertahan usai kontraknya selesai pada 2026.

Langkah ini juga menandai akhir dari era panjang mesin inline-four yang telah menghasilkan delapan gelar juara dunia pembalap lewat Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Quartararo, serta 125 kemenangan grand prix.

General Manager Yamaha, Takahiro Sumi, menegaskan bahwa mesin inline-four telah menjadi bagian dari filosofi pabrikan selama puluhan tahun.

“Inline-four has been at the heart of Yamaha's philosophy for decades. It delivered unforgettable victories and shaped our reputation for precision and control,” ujar Takahiro dikutip Crash.net.

Ia menambahkan bahwa deretan pembalap yang menungganginya telah membantu membangun warisan balap Yamaha, namun MotoGP terus berubah sehingga pabrikan harus ikut beradaptasi.

Sumi menyebut keputusan beralih ke V4 adalah “babak baru” yang tetap membawa DNA balap Yamaha, sekaligus memenuhi tuntutan teknis modern agar mampu kembali bersaing di level teratas.

Yamaha sebenarnya sudah memperkenalkan prototipe V4 sejak San Marino Grand Prix dengan wildcard Augusto Fernandez. Motor tersebut kemudian tampil lagi di Malaysia dan Valencia, serta pernah diuji oleh rider utama di Misan meski Quartararo mengaku tidak puas dengan karakter V4 yang dicobanya.

Fernandez bahkan pernah mencetak poin saat finis ke-14 di San Marino GP. Namun rider itu juga mengakui motor baru tersebut masih menunjukkan masalah serupa, terutama terkait rasa percaya diri pada bagian depan.

Selain itu, Yamaha belum mengeluarkan tenaga maksimal V4 dalam uji coba. Kecepatan motor tersebut di lintasan lurus disebut masih jauh dari para kompetitor.

V4 Resmi Dipakai Mulai 2026

Melalui pernyataan resmi yang dirilis Minggu waktu setempat, Yamaha memastikan Grand Prix Valencia 2025 menjadi balapan terakhir mereka dengan mesin inline-four.

“Yamaha Motor Co., Ltd. memastikan bahwa YZR-M1 akan menggunakan mesin V4 mulai musim MotoGP 2026,” tulis Yamaha.

Mereka menyebut keputusan ini sejalan dengan strategi pengembangan mesin yang telah disampaikan sejak tahun lalu. Yamaha percaya V4 akan meningkatkan akselerasi, stabilitas pengereman, serta kompatibilitas dengan ban dan paket aerodinamika terbaru.

Menariknya, Yamaha mengonfirmasi bahwa seluruh pembalap pabrikan 2026, termasuk rekrutan baru Toprak Razgatlioglu dari Pramac, akan langsung menguji motor V4 pada tes pascabalap di Valencia. Line-up Yamaha musim depan terdiri dari Quartararo dan Alex Rins di tim pabrikan, serta Razgatlioglu dan Jack Miller di Pramac.

M1 V4 kapasitas 1.000cc itu hanya akan bertahan satu musim saja. Mulai 2027, MotoGP akan memasuki era regulasi baru dengan batas kapasitas mesin turun menjadi 850cc. Hal ini membuat pengembangan Yamaha berjalan dalam dua arah, namun tetap menjadikan V4 sebagai fondasi awal mengembalikan daya saing tim.