Top 25+ Legenda Manchester United Terbaik Sepanjang Masa: Ada Denis Law, George Best hingga Cristiano Ronaldo!
Meski performa Manchester United dalam beberapa tahun terakhir sering naik turun, satu hal tak berubah klub ini masih memiliki jumlah fan terbesar di dunia.
Prestasi historisnya, rivalitas panjang, serta dominasi era Premier League telah meninggalkan jejak besar yang membuat United tetap jadi klub kegemaran banyak orang.
Dikutip dari Sports Illustrated, Minggu 16 November 2025, berikut 25 pemain terhebat Setan Merah sepanjang masa:
25–21
Penjaga gawang Manchester United, David De Gea
David de Gea berada di urutan ke-25. Meski akhir kariernya di Old Trafford tidak sebrilian awalnya, kiper Spanyol itu pernah menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia. Musim 2017/2018 sering disebut puncak performanya, dengan penyelamatan monumental pada laga kontra Arsenal. Empat penghargaan Pemain Terbaik Klub dan lima kali masuk Tim Terbaik PFA membuktikan kualitasnya.
Di posisi ke-24, Mark Hughes dikenang sebagai penyerang yang menentukan di laga-laga besar. Dua gelar Premier League serta kontribusi besar pada Piala Winners 1990–91 menjadi simbol penting perannya.
Steve Bruce (23) bukan bek yang paling teknis, namun dikenal karena kepemimpinan, ketangguhan, dan insting gol penting, termasuk dua gol krusial kontra Sheffield Wednesday pada perebutan gelar 1992–1993.
Berikutnya ada Bill Foulkes (22), salah satu penyintas tragedi Munich yang mengabdi selama 17 tahun. Penampilannya yang kukuh menjadi pondasi penting United di era paling kelam dan menantang dalam sejarah klub.
Di urutan ke-21, Edwin van der Sar menutup kariernya di Old Trafford dengan delapan trofi, termasuk Liga Champions 2008. Ia datang sebagai penjaga gawang berpengalaman dan menjadi solusi setelah bertahun-tahun United mencari pengganti Peter Schmeichel.
20–16
Nemanja Vidic
Nemanja Vidic (20) adalah rekan ideal untuk Rio Ferdinand (19). Kombinasi keduanya dianggap sebagai salah satu duet bek tengah terbaik sepanjang sejarah Premier League, kekuatan Vidic berpadu dengan elegansi Ferdinand.
Di peringkat ke-18, Ruud van Nistelrooy dikenang sebagai predator murni yang mencetak 150 gol dalam 219 pertandingan. Meski cedera mengganggu akhir kariernya, tiga musim pertamanya sudah cukup menjadikannya legenda.
Denis Irwin (17) sering disebut sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Premier League. Stabilitas selama lebih dari satu dekade membuatnya sangat penting di era awal dominasi Ferguson.
Di posisi ke-16, Gary Neville dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik Inggris. Hampir 20 tahun ia menjadi bagian inti skuad United, jauh sebelum publik mengenalnya sebagai pundit atau komentator.
15–11
Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo
Di nomor 15, Cristiano Ronaldo. United melihat seorang remaja penuh potensi berubah menjadi pemenang Ballon d’Or 2008 dan salah satu pemain terbaik dunia.
Roger Byrne (14) adalah kapten kuat yang wafat dalam tragedi Munich 1958. Kepemimpinannya meninggalkan warisan besar, meski kariernya berakhir terlalu cepat.
David Beckham (13) menjadi ikon global yang sulit disamai. Teknik umpan dan tendangan bebasnya membentuk identitas United di sayap kanan selama bertahun-tahun.
Posisi ke-12 ditempati Peter Schmeichel, yang oleh banyak orang dianggap sebagai penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki United.
Di nomor 11, Wayne Rooney berdiri sebagai top skor sepanjang masa United. Kedatangannya sebagai remaja berbakat besar berubah menjadi karier yang penuh momen heroik, terutama di masa mudanya yang eksplosif.
10–6
Aksi Roy Keane di Turin
Tommy Taylor (10) adalah mesin gol Busby Babes dengan rasio mencetak gol terbaik dalam sejarah klub. Musibah Munich memotong karier yang sebenarnya sedang menuju kejayaan dunia.
Di posisi ke-9, Roy Keane menjadi penggerak utama era tersukses Alex Ferguson. Intensitas, konsistensi, dan kepemimpinannya menjadikannya kapten paling sukses dalam sejarah United.
Bryan Robson (8) atau “Captain Marvel”, dianggap oleh banyak penggemar sebagai kapten terbaik klub. Dedikasi dan kemampuan box-to-box-nya menjadikannya ikon era sebelum dominasi Premier League.
Nomor tujuh dihuni Ryan Giggs, pemain dengan karier terpanjang dan gelar terbanyak dalam sejarah United. Dari winger eksplosif menjadi gelandang elegan, Giggs selalu relevan dalam setiap era.
Di posisi enam, Paul Scholes dikenang oleh para legenda dunia seperti Zidane, Xavi, hingga Guardiola sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya.
5–1
Legenda Manchester United, Eric Cantona
Eric Cantona (5) adalah sosok yang mengubah United. Kreativitas dan karismanya bukan hanya memengaruhi gaya bermain, tetapi juga mentalitas tim di era awal Premier League.
Denis Law (4) merupakan salah satu striker paling mematikan yang pernah dimiliki United, pemenang Ballon d’Or 1964 dengan 237 gol yang membawa klub melewati masa transisi pasca-Munich.
Di posisi ketiga, Duncan Edwards dianggap sebagai talenta terbesar yang pernah dimiliki Inggris sebelum era modern. Bobby Moore menjulukinya sebagai “Batu Gibraltar”, menandakan ketangguhan dan pengaruhnya meski usianya masih 21 tahun saat meninggal.
Nomor dua ditempati George Best, seorang dribel ulung. Ballon d’Or 1968 dan perannya dalam kemenangan Piala Eropa menjadikannya ikon abadi.
Dan di puncak daftar, Sir Bobby Charlton. Dari Tragedi Munich hingga puncak Eropa, Charlton adalah simbol nilai-nilai United. Dengan 758 penampilan dan 249 gol, ia menjadi inti dari kejayaan Setan Merah dan sosok yang dikenang sebagai legenda terbesar klub.