Pesan Terakhir Rp 50.000, Kisah Reno Syahputra, Pemuda yang Hilang di Demo dan Pulang dalam Peti

Reno, Surabaya, kerangka di kwitang, reno saputra dewo, reno syahputra, reno saputra dewo ditemukan, kebakaran gedung ACC Kwitang, hasil tes DNA Polri, korban demonstrasi DPR 2025, jenazah korban kebakaran, identifikasi forensik Polri, Pesan Terakhir Rp 50.000, Kisah Reno Syahputra, Pemuda yang Hilang di Demo dan Pulang dalam Peti, Keluarga Terima Hasil Tes DNA dengan Ikhlas, Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang, Sosok Reno di Mata Teman, Fakta di Balik Penemuan Jenazah, Polisi Pastikan Bukan Korban Pembunuhan

Keluarga Reno Syahputra Dewo (24) akhirnya menerima hasil tes DNA dari Polri yang memastikan bahwa Reno merupakan salah satu korban kebakaran di gedung bekas Kantor Astra Credit Companies (ACC), Kwitang, Jakarta Pusat.

Peti jenazah Reno tiba di rumah duka, Kampung Malang Utara, Tegalsari, Surabaya, Sabtu (8/11/2025) malam. Suasana haru menyelimuti kedatangan peti berwarna cokelat yang dibopong oleh warga dan sahabat masa kecilnya.

Tangis ibunda Reno, Nita Sutianingsih, pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans.

“Reno, Reno, anakku…” jeritnya sambil ambruk dan ditenangkan oleh keluarga serta warga sekitar.

Keluarga Terima Hasil Tes DNA dengan Ikhlas

Paman Reno, Jimmy Yunianto, menyampaikan bahwa keluarga besar menerima hasil identifikasi DNA yang dilakukan oleh tim forensik Polri dengan lapang dada.

“Hasil tes DNA yang dilakukan sama Polri, apa pun hasilnya itu tetap kita terima. Kita menghormati, sangat menghormati institusi polisi,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu malam.

Jimmy juga menegaskan tidak ada kejanggalan dalam proses identifikasi. “Ya, kami yakin dan mempercayai institusi polisi untuk melakukan tugasnya,” katanya.

Menurut Jimmy, orangtua Reno, Moh Yasin dan Nita Sutianingsih, memilih untuk menerima kenyataan dan tidak berencana menempuh langkah hukum lanjutan.

“Kalau untuk sampai ke selanjutnya kayaknya enggak ada,” tuturnya.

Reno merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka dan akan dimakamkan Minggu (9/11/2025) pukul 10.00 WIB.

Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang

Keluarga masih mengingat komunikasi terakhir dengan Reno sebelum ia dinyatakan hilang dalam demonstrasi besar di kawasan DPR pada 29–30 September 2025.

Reno sempat mengirim pesan WhatsApp kepada ayahnya, Moh Yasin, untuk meminta uang Rp 50 ribu guna membeli makanan. Setelah itu, komunikasi terputus. Reno tak lagi memberi kabar dan sehari kemudian dinyatakan hilang.

“Tanggal 29 September itu, Mas. Minta iya minta transfer uang menurut ayahnya ya… cuma Rp50 ribu sih buat beli makan,” ujar Jimmy.

Reno sudah tiga tahun merantau ke Jakarta dan bekerja di pabrik perakitan motor di Cikarang. Selama di ibu kota, ia tinggal bersama kerabat di kawasan Jakarta Timur.

“Reno itu orang yang ‘mager’ sebenarnya. Diajak ke mana aja enggak mau,” kata Jimmy.

Namun, entah bagaimana, Reno diduga ikut dalam demonstrasi besar tersebut. “Mungkin karena penasaran aja, enggak pernah lihat demo besar di Surabaya,” ujarnya.

Jimmy menegaskan, keponakannya bukan aktivis politik dan jarang bersosialisasi di luar rumah.

“Diajak temannya keluar aja enggak,” katanya.

Sosok Reno di Mata Teman

Reno, Surabaya, kerangka di kwitang, reno saputra dewo, reno syahputra, reno saputra dewo ditemukan, kebakaran gedung ACC Kwitang, hasil tes DNA Polri, korban demonstrasi DPR 2025, jenazah korban kebakaran, identifikasi forensik Polri, Pesan Terakhir Rp 50.000, Kisah Reno Syahputra, Pemuda yang Hilang di Demo dan Pulang dalam Peti, Keluarga Terima Hasil Tes DNA dengan Ikhlas, Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang, Sosok Reno di Mata Teman, Fakta di Balik Penemuan Jenazah, Polisi Pastikan Bukan Korban Pembunuhan

Suasana rumah duka Reno Syahputra Dewo di Surabaya, Sabtu (8/11/2025).

Teman sepermainan Reno di Surabaya, Yogi Hamzah, mengenang sahabatnya itu sebagai sosok yang jenaka, ceria, dan menghidupkan suasana tongkrongan.

“Sosoknya ceria, begejekan, grapyak, humble. Dia suka futsal, bola,” ujar Yogi.

Ia menambahkan, dua bulan sebelum kerusuhan, beberapa teman sempat mengobrol lewat pesan singkat dengan Reno.

“Teman saya yang japri. Langsung direspon Reno: ‘Lapo?’ Dijawab, ‘Kangen,’” kenangnya. Pesan itu menjadi percakapan terakhir sebelum Reno menghilang.

“Firasat kita enggak ada. Dia di sana kerja. Ya kehilangan. Enggak ada dia, enggak enak kalau cangkrukan,” pungkas Yogi.

Fakta di Balik Penemuan Jenazah

Dua bulan setelah Reno dinyatakan hilang, polisi menemukan dua kerangka manusia di lantai dua gedung ACC Kwitang pada Kamis (30/10/2025). Kedua kerangka ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan tertimbun puing plafon.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro membenarkan temuan tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait temuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar,” ujarnya.

Polisi kemudian mengambil sampel DNA dari keluarga Reno dan satu korban lainnya, Muhammad Farhan, untuk dilakukan uji forensik di RS Polri Kramat Jati.

Brigjen Sumy Hastry Purwanti dari Pusdokkes Polri menyampaikan hasilnya: kerangka dengan kode post-mortem 0080 cocok dengan data ante-mortem 002, milik Reno Syahputra Dewo.

Sedangkan kerangka 0081 teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan kesesuaian antara DNA korban dan keluarga,” kata Sumy.

Polisi Pastikan Bukan Korban Pembunuhan

Polisi menegaskan Reno dan Farhan bukan korban pembunuhan. Keduanya diduga terjebak di dalam gedung yang terbakar saat aksi demonstrasi berlangsung.

“Bukan dibunuh. Yang bersangkutan terperangkap di gedung yang terbakar pada saat aksi kerusuhan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto.

AKBP Roby Saputra menjelaskan bahwa puing-puing sisa kebakaran menutupi jasad korban sehingga tidak ditemukan saat olah TKP pertama pada 2 September 2025.

“Kalau daging terbakar itu sama dengan bau kayu terbakar, kalau terbakar full menyeluruh,” ujarnya.

Proses identifikasi DNA menjadi penutup dari misteri hilangnya dua demonstran yang sempat tercatat oleh KontraS. 

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Surya.co.id dengan judul Keluarga Reno Terima Hasil Identifikasi DNA: Kami Percaya Polri, Tidak Ada Kejanggalan

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.