Toprak Razgatlioglu Siap Uji Motor Yamaha di MotoGP, Babak Baru Dimulai!
Toprak Razgatlioglu, juara dunia World Superbike tiga kali, akan menjalani uji coba pribadi dengan motor Yamaha MotoGP di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada hari Minggu dan Senin mendatang.
Uji coba ini menjadi kesempatan pertama bagi pembalap asal Turki tersebut untuk kembali merasakan motor MotoGP sejak terakhir kali pada awal 2023.
Pembalap Pata Yamaha with Brixx, Toprak Razgatlioglu
Menurut laporan GPOne.com, dikutip VIVA Kamis, 6 November 2025, Razgatlioglu akan memulai karier barunya di MotoGP dengan sesi tes privat ini sebelum bergabung dengan rekan-rekan MotoGP lainnya pada uji coba pasca-musim resmi di Valencia, 18 November 2025.
Namun, pada sesi Valencia, ia tidak akan bertemu dengan Marc Marquez yang tengah cedera. Banyak yang menyebutkan bahwa ini mungkin bukan satu-satunya kesempatan Razgatlioglu mengendarai motor MotoGP sebelum dimulainya larangan uji coba musim dingin pada 1 Desember 2025.
Setelah Valencia, ia berpeluang kembali ke trek untuk uji coba privat tambahan. Seluruh pembalap Yamaha juga dijadwalkan mengikuti Sepang Shakedown pada 29–31 Januari 2026, diikuti uji coba resmi Sepang pada 3–5 Februari 2026.
Hingga kini, Yamaha belum mengonfirmasi apakah mesin V4 terbaru akan menggantikan mesin inline-four yang digunakan sebelumnya untuk musim 2026, sehingga jenis motor yang akan dikendarai Razgatlioglu di Aragon masih belum jelas.
Sebelumnya, pembalap Turki ini sempat menguji motor MotoGP Yamaha pada 2023 sebelum kembali ke World Superbike bersama BMW dan menambah dua gelar juara.
Motor YZR-M1 dipajang saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin, 4 Februari 2019.
Sementara itu, rivalnya di World Superbike, Nicolo Bulega, lebih dulu melakukan debut MotoGP setelah dipanggil menggantikan Marc Marquez yang cedera pada balapan Portimao dan Valencia. Razgatlioglu sendiri akan memulai musim MotoGP 2026 dengan bergabung ke tim Pramac bersama Jack Miller.
Uji coba ini menjadi langkah awal bagi Razgatlioglu untuk menyesuaikan diri dengan dunia MotoGP, sekaligus menjadi penanda ambisinya berkompetisi di kelas tertinggi balap motor dunia.