Kronologi Kecelakaan KA Bangunkarta di Sleman yang Tewaskan 3 Orang

KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Dua Motor di Prambana
KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Dua Motor di Prambana

 Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api antara Stasiun Brambanan dan Stasiun Maguwo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (4/11/2025) pagi. Insiden yang melibatkan Kereta Api (KA) Bangunkarta ini menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.35 WIB saat KA Bangunkarta melintas dari arah timur menuju barat. Sebuah mobil dan satu sepeda motor tertabrak di perlintasan sebidang wilayah Sleman.

Menurut Feni, dari laporan sementara terdapat tiga korban meninggal dunia dan tiga korban luka-luka. Identitas para korban masih dalam pendataan pihak kepolisian.

“Sampai saat ini informasi yang kami terima ada sepeda motor dan juga mobil. Untuk korban ada tiga orang meninggal dunia,” ucap Feni dikutip Antara, Selasa 4 November 2025.

Ilustrasi: Rangkaian kereta api

Feni menjelaskan, setelah kejadian, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap rangkaian kereta dan jalur rel. Sekitar 12 menit kemudian, KA Bangunkarta kembali diizinkan melanjutkan perjalanan pada pukul 10.47 WIB. Seluruh penumpang dan awak kereta dinyatakan selamat.

Terkait penyebab pasti kecelakaan, Feni menyebut pihak KAI masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi.

“Untuk kronologi lengkapnya dan juga penyebabnya, kami masih menunggu pemeriksaan resmi, nanti akan kami informasikan kemudian,” ujarnya.

Meski sempat terhenti sejenak, perjalanan kereta api lainnya di jalur Yogyakarta dipastikan tetap normal. “Perjalanan KA lain tidak terdampak dan berjalan normal usai insiden tersebut,” jelas Feni.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban. Pihaknya kini tengah mendampingi keluarga untuk proses administrasi, asuransi, hingga pemakaman. 

Feni menambahkan, kerusakan kendaraan akibat insiden tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang dan mematuhi rambu-rambu keselamatan.

“Masyarakat kami imbau untuk senantiasa berhati-hati dan waspada serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku,” tutupnya. (Ant)