Gus Iqdam Sindir Orang yang Hujat Bahlil: FOMO, Ikut-ikutan!
Pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Gus Iqdam, melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang kerap menghujat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Dai 31 tahun itu menyinggung terkait kebiasaan sebagian masyarakat yang mudah terbawa arus opini publik tanpa memahami situasi sebenarnya.
“Kita itu kadang FOMO (Fear of Missing Out), jadi ikut-ikutan. Ikut sana, gruduk sana, ikut sini, gruduk sini tapi kenyataannya seperti apa gak tahu,” kata Gus Iqdam dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta Velodrome International, Sabtu, 25 Oktober 2025, dikutip dari YouTube tvOnenews.
Gus Iqdam (kiri) dan Bahlil Lahadalia (kanan)
Menurut Iqdam, fenomena FOMO ini membuat banyak orang salah menilai seseorang hanya berdasarkan persepsi yang beredar, bukan fakta yang jelas.
Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam juga meminta agar Bahlil tetap tenang menghadapi kritik dan hujatan publik. Ia mencontohkan kisah Rasulullah SAW yang juga pernah dicaci oleh orang terdekatnya sendiri.
“Pak Ketum biasa aja, Rasulullah itu dulu sama pamannya sendiri dihujat, jenengan kalau dihujat tenang saja, yang penting benar, yang penting merah putih,” ujar Gus Iqdam.
“Insyaallah jenengan akan selalu bersama Allah SWT. Ingat kisahnya Rasulullah, di tanah Taif itu Rasulullah dilempari batu dan kotoran,” lanjutnya.
Gus Iqdam lalu berbagi kesannya setelah bertemu langsung dengan Bahlil. Ia menilai, menteri yang kerap jadi sorotan publik itu justru sosok yang menyenangkan dan rendah hati.
“Melihat beliau Pak Bahlil ini, waduh kadang ada orang yang muji, kadang ada yang jatuhkan beliau. Setelah ketemu langsung ternyata orangnya baik dan ketawa terus, luar biasa baiknya,” ucapnya.
“Baru ketemu beberapa menit sudah kayak kakak dan adik, bahagia, hawanya senyum terus,” tambahnya.