3 Mobil Listrik Hasil Kerja Sama dengan Cina, Berpeluang Masuk RI

 Pabrikan otomotif Jepang dan Korea mulai mencari cara untuk bersaing di pasar Cina melalui kolaborasi dengan merek lokal Tiongkok.

Tidak dapat dipungkiri, teknologi elektrifikasi manufaktur Cina terbilang mumpuni dan memungkinkan mobil dijual dengan harga kompetitif.

Hanya saja kebanyakan produk hasil kolaborasi itu spesifik dijual di Cina. Karena telah disesuaikan dengan selera dan kebutuhan konsumen setempat.

Kerja sama itu terbukti membuahkan kesuksesan. Ambil contoh Mazda EZ-60 diklaim meraup 38.000 pemesanan sejak perkenalannya di Cina pada April 2025.

Mazda EZ-60 bakal diluncurkan tahun depan

Mazda EZ-60 merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan Tiongkok, Changan. Model tersebut juga bakal ditujukan untuk pasar ekspor.

Indonesia menjadi salah satu kandidat kuat yang ingin dibawa oleh PT Eurokars Motor Indonesia di masa mendatang.

Kehadiran Mazda EZ-60 berpeluang menggantikan mobil listrik MX-30 yang sudah dihentikan produksinya.

Di Indonesia, MX-30 dijual secara terbatas dengan harga Rp 800 jutaan, menyasar penggemar dan penghobi Mazda.

Lalu masih ada Toyota bZ3X, kolaborasi dengan GAC. Model tersebut memakai basis Aion V yang sudah dijual di Indonesia.

Selengkapnya, berikut tiga mobil dari merek Jepang hasil kerja sama dengan pabrikan Cina. Beberapa berpeluang dihadirkan di Indonesia.

1. Mazda EZ-60

Mobil listrik satu ini direncanakan masuk pasar ekspor pasca menuai respons positif di Tiongkok.

Meskipun memakai basis dari salah satu model Changan, bahasa desain Mazda tetap dipertahankan dan terlihat pada bagian depan Mazda EZ-60.

Tidak hanya varian listrik murni, Mazda EZ-60 juga tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Tipe Battery Electric Vehicle (BEV) suguhkan jarak tempuh 600 kilometer. Sementara PHEV di 1.000 kilometer dalam kondisi baterai serta tangki bensin terisi penuh.

Mobil ini berpeluang dibawa ke Indonesia tahun depan, melengkapi portofolio mobil listrik Mazda di dalam negeri.

2. Toyota bZ3X

Toyota bZ3X Setir Kanan Meluncur, Harga Setara Aion V

Model satu ini memakai basis mobil listrik Aion V dan tetap mempertahankan konfigurasi 5-seater.

Bentuknya serupa dengan Aion V, tetapi tetap dengan ciri khas Toyota pada bagian-bagian tertentu seperti gril depan.

Aion V punya headlamp unik bermotif garis horizontal, sementara wajah depan bZ3X mengusung konsep hammerhead.

Dalam satu kali pengisian daya, Toyota bZ3X diklaim dapat menempuh jarak sampai 565 kilometer (pengetesan NEDC).

Toyota Indonesia membuka peluang bZ3X hadir. Tetapi tidak berstatus impor utuh sebab mereka fokus melakukan perakitan lokal lini kendaraannya sebanyak mungkin.

3. Hyundai Elexio

Hyundai Elexio

Pabrikan asal Korea Selatan ini menggandeng BAIC untuk menggarap mobil listrik untuk pasar Cina perdana mereka.

Hyundai Elexio dikabarkan dibangun dibatas basis yang sama dengan Ioniq 5, jadi spesifikasi teknisnya tidak berbeda jauh.

Desainnya kompak, ciri khas LED memanjang turut disematkan pada bagian belakang Elexio untuk memperkuat karakter mobil Hyundai tersebut.

Daya jelajah yang ditawarkan mumpuni, diklaim bisa mencapai 700 kilometer ketika kondisi baterai terisi penuh 100 persen.