Dipecundangi Real Madrid, Barcelona Tetap Kalem: Masih Ada 28 Pertandingan Lagi
Real Madrid sukses menaklukkan Barcelona 2-1 dalam duel panas El Clasico di Santiago Bernabeu, Minggu 26 Oktober 2025 malam WIB.
Dua bintang Los Blancos, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, jadi penentu kemenangan yang mengokohkan Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol dengan keunggulan lima poin dari rival abadinya.
Gol Bellingham di babak pertama menjadi pembeda di laga penuh tensi tinggi itu. Kemenangan ini sekaligus menandai El Clasico perdana Xabi Alonso sebagai pelatih Madrid, dan langsung ia menutupnya dengan hasil manis.
Barcelona sempat mendominasi penguasaan bola, tapi Real Madrid tampil lebih efektif dan tajam dalam memanfaatkan peluang.
Madrid sempat mendapat peluang emas lewat penalti setelah Lamine Yamal menjatuhkan Vinicius Junior, namun keputusan itu dianulir usai tinjauan VAR.
Tak lama berselang, Mbappe memecah kebuntuan lewat tembakan tajam di menit ke-22 usai menerima umpan manis dari Bellingham. Itu menjadi gol ke-11 Mbappe musim ini, sekaligus melanjutkan tren produktifnya di LaLiga.
Namun, keunggulan Madrid hanya bertahan singkat. Fermin Lopez memanfaatkan umpan Marcus Rashford dan menyamakan kedudukan di menit ke-38.
Empat menit kemudian, Bernabeu kembali bergemuruh. Jude Bellingham sukses memanfaatkan bola pantul hasil sundulan Eder Militao dan menuntaskannya menjadi gol kedua Madrid.
Bellingham, yang baru mencetak gol pertamanya di Bernabeu sejak April, tampil sebagai motor serangan. Golnya memastikan Los Blancos unggul 2-1 di babak pertama.
Di babak kedua, Real Madrid berpeluang memperlebar keunggulan setelah mendapat hadiah penalti akibat handball Eric Garcia. Sayangnya, tembakan Mbappe berhasil digagalkan kiper Wojciech Szczesny.
Meski begitu, dominasi Madrid terus berlanjut. Vinicius, Valverde, dan Bellingham beberapa kali menebar ancaman ke gawang Barcelona.
Sementara itu, Lamine Yamal gagal tampil menonjol. Pemain muda yang sempat memancing emosi publik Madrid lewat ucapannya di media, justru frustrasi dan tidak banyak memberikan ancaman berarti.
Di menit-menit akhir, tensi pertandingan memanas. Pedri harus meninggalkan lapangan di masa injury time (90+10’) usai menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran keras terhadap Aurelien Tchouameni.
Situasi sempat memanas di pinggir lapangan setelah insiden itu, namun bisa diredam oleh ofisial dan pemain dari kedua kubu.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Real Madrid era Xabi Alonso bisa tampil solid di laga besar, setelah sebelumnya sempat dipermalukan Atletico Madrid di derby ibu kota.
“Kami bermain sesuai rencana. Setelah kekalahan dari Atletico, kami ingin membuktikan diri dan hari ini kami melakukannya,” ujar Tchouameni seusai laga.
Sementara asisten pelatih Barcelona, Marcus Sorg, yang menggantikan Hansi Flick karena skorsing, mencoba tetap tenang.
“Musim masih panjang. Masih ada 28 laga lagi. Kami tidak takut dengan situasi ini,” ujarnya.
Meski demikian, hasil ini mempertegas dominasi Real Madrid di awal musim. Los Blancos kini mencatat 9 kemenangan dari 10 laga, sedangkan Barcelona harus berbenah jika tak ingin makin tertinggal dalam perebutan gelar juara.