Pengemudi Pajero Viral di Bandung Bunyikan 'Tot Tot Wuk Wuk' Ditangkap, Pakai Pelat Dinas Palsu

Pengemudi Pajero viral nyalakan sirine di Bandung diamankan Kepolisian
Pengemudi Pajero viral nyalakan sirine di Bandung diamankan Kepolisian

Pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang viral di media sosial karena menyalakan sirine atau “tot-tot wuk-wuk” di Jalan Layang Pasupati, Kota Bandung, akhirnya diamankan pihak kepolisian. 

Setelah dilakukan penyelidikan, pelat nomor kendaraan yang digunakan ternyata palsu dan tidak terdaftar dalam data base resmi Polri.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha  membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pengemudi dan kendaraan telah diamankan di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk proses hukum lebih lanjut.

"Benar, pengemudi dan kendaraannya sudah diamankan di wilayah Tasik," kata AKBP Wahyu, saat dihubungi, Minggu, 19 Oktober 2025. 

Pengemudi mobil Pajero di Bandung membunyikan sirine dan strobo

Sementara itu, melalui unggahan resmi akun media sosial Divpropam Polri, dijelaskan bahwa pelat nomor berlogo Polri yang digunakan Pajero hitam tersebut adalah palsu.

"Terkait kejadian pengemudi Pajero hitam berpelat Polri di Bandung, setelah dilakukan pengecekan, pelat yang digunakan palsu dan tidak terdaftar di data base Polri. Saat ini kendaraan dan pengemudinya telah diamankan untuk diproses lebih lanjut," tulis Divpropam Polri.

Sebelumnya, aksi arogan pengemudi Mitsubishi Pajero berpelat polisi di Bandung viral di media sosial. Mobil tersebut kedapatan menyalakan strobo dan membunyikan sirene “tot tot wuk wuk” untuk menerobos kemacetan, memancing emosi warganet.  

Video viral itu diunggah oleh akun TikTok @broomrunning pada Jumat, 17 Oktober 2025. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat Pajero berpelat Polisi 1253-04 melaju dari sisi kiri atau bahu jalan di Flyover Pasupati, Kota Bandung, sambil membunyikan sirene layaknya kendaraan dinas kepolisian. 

Perekam video sempat menegur pengemudi Pajero agar tidak menyerobot antrean kendaraan. Namun, pria di dalam mobil justru menanggapi dengan nada menantang. 

"Hayang (mau) diviralin ya? Hayang diviralin? Enggak usah kayak gitu," ucap pengemudi Pajero dengan nada tinggi.

Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung